Beberapa Penyebab Umum dan Ciri-Ciri Penurunan Berat Badan yang Tidak Disengaja

Beberapa Penyebab Umum dan Ciri-Ciri Penurunan Berat Badan yang Tidak Disengaja

Penyebab

Ciri-ciri Umum*

Pendekatan Diagnostik

Ketidakcukupan kelenjar adrenal (kurang aktivitas)

Nyeri perut, kelelahan, bagian kulit yang tidak normal menjadi gelap, dan kliyengan

Tes darah

Gangguan penggunaan alkohol

Riwayat konsumsi alkohol berlebihan

Pada laki-laki, terjadi feminisasi, dengan hilangnya jaringan otot, berkurangnya rambut ketiak, kulit halus, pertumbuhan payudara

Pada laki-laki dan perempuan, terkadang perut buncit karena cairan (asites) dan bintik ungu kecil pada kulit (angioma laba-laba)

Terkadang pemeriksaan dokter saja cukup

Tes hati

Anoreksia nervosa

Ketakutan yang tidak tepat akan kenaikan berat badan pada remaja atau kurangnya berat badan pada orang dewasa muda; tidak adanya haid rutin

Pemeriksaan dokter, dan terkadang tes laboratorium dan elektrokardiogram

Kanker

Sering berkeringat pada malam hari, kelelahan, dan demam

Terkadang nyeri tulang pada malam hari atau gejala spesifik organ lainnya

Evaluasi spesifik organ

Depresi

Kesedihan, kelelahan, kehilangan hasrat seksual dan/atau kesenangan, dan gangguan tidur

Hanya pemeriksaan oleh dokter

Diabetes mellitus, (baru terjadi atau tidak dikendalikan dengan baik)

Peningkatan nafsu makan

Haus berlebihan dan peningkatan buang air kecil

Pengukuran kadar gula (glukosa) dalam darah

Pengobatan dan obat-obatan

  • Obat yang disalahgunakan: Amfetamin, kokain, dan opioid

  • Produk-produk herbal dan obat bebas: Misalnya, lidah buaya, berberin, kafein, cascara, kitosan, kromium, dandelion, ephedra, 5-hidroksitriptofan, garcinia, guarana, gom guar, glucomannan, diuretik herbal, ma huang, piruvat, St. John's wort, dan yerba mate

  • Obat resep: Obat antiretroviral, obat kemoterapi kanker, digoksin, exenatida, levodopa, liraglutide, metformin, OAINS, SSRI, topiramate, dan zonisamide

Riwayat penggunaan

Pemeriksaan dokter

Terkadang menghentikan pengobatan atau obat

Infeksi jamur (di paru-paru atau di seluruh tubuh)

Demam, berkeringat pada malam hari, kelelahan, batuk, dan sesak napas

Sering kali, riwayat hidup di atau mengunjungi area tempat jamur spesifik merupakan hal yang umum dijumpai

Biasanya dilakukan kultur dan pewarnaan

Terkadang dilakukan tes darah

Terkadang dilakukan biopsi

Arteritis sel raksasa (temporalis)

Sakit kepala, nyeri otot, nyeri rahang saat mengunyah, demam, dan/atau gangguan penglihatan pada seseorang berusia di atas 50 tahun

Tes darah

Terkadang ultrasound dan/atau biopsi arteri temporal

Infeksi cacing (parasit) pada saluran pencernaan

Demam, nyeri perut, kembung, perut kembung, dan diare

Biasanya tinggal di atau bepergian ke negara sedang berkembang

Pemeriksaan mikroskopis terhadap feses

HIV/HIV stadium akhir

Demam, sesak napas, batuk, pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, diare, dan infeksi jamur

Tes darah

Penyakit ginjal

Pembengkakan anggota badan, kelelahan, gatal, dan terkadang urine berbuih

Tes darah dan tes urine

Kehilangan pengecapan

Biasanya faktor risiko (misalnya, disfungsi saraf kranial, penggunaan obat-obatan tertentu, dan penuaan)

Hanya pemeriksaan oleh dokter

Malabsorpsi

Diare, perut kembung, dan terkadang feses lengket atau berminyak

Pengujian feses

Masalah gigi

Sakit gigi atau gusi

Bau mulut, penyakit gusi, dan gigi yang hilang dan/atau rusak

Hanya pemeriksaan oleh dokter

Sarkoidosis

Batuk dan sesak napas

Demam, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh

Rontgen dada

Terkadang dilakukan CT pada dada

Biopsi

Infeksi katup jantung (endokarditis bakteri)

Demam, berkeringat di malam hari, nyeri sendi, sesak napas, dan kelelahan

Sering kali pada orang dengan gangguan katup jantung atau yang menyuntikkan obat secara intravena

Kultur darah

Ekokardiografi

Aktivitas berlebihan kelenjar tiroid (hipertiroidisme)

Peningkatan nafsu makan

Intoleransi panas, berkeringat, tremor, kecemasan, denyut jantung cepat, dan diare

Tes darah untuk mengevaluasi fungsi tiroid

Tuberkulosis

Demam, berkeringat di malam hari, batuk, dan batuk darah

Kadang-kadang faktor risiko (misalnya, paparan terhadap orang yang menderita tuberkulosis atau tinggal di lingkungan hidup yang buruk)

Kultur dahak dan apus

* Fitur-fiturnya meliputi gejala dan hasil pemeriksaan dokter. Ciri-ciri yang disebutkan bersifat umum tetapi tidak selalu ada pada setiap orang.

CT = tomografi terkomputasi; HIV = human immunodeficiency virus; OAINS = obat antiinflamasi nonsteroid, OTC = obat bebas; SSRI = selective serotonin reuptake inhibitor.

* Fitur-fiturnya meliputi gejala dan hasil pemeriksaan dokter. Ciri-ciri yang disebutkan bersifat umum tetapi tidak selalu ada pada setiap orang.

CT = tomografi terkomputasi; HIV = human immunodeficiency virus; OAINS = obat antiinflamasi nonsteroid, OTC = obat bebas; SSRI = selective serotonin reuptake inhibitor.