Beberapa Penyebab dan Ciri-Ciri Nyeri Anggota Tubuh

Beberapa Penyebab dan Ciri-Ciri Nyeri Anggota Tubuh

Penyebab*

Fitur Umum†

Tes

Nyeri hebat yang tiba-tiba terjadi dalam kurun waktu beberapa menit

Penyumbatan arteri pada anggota badan, biasanya kaki, oleh bekuan darah

Nyeri hebat yang tiba-tiba

Rasa dingin dan pucat pada anggota tubuh

Setelah beberapa jam, timbul tanda-tanda malfungsi saraf, seperti lemah, mati rasa, kesemutan, atau kram

Lemah atau tidak ada denyut nadi yang terasa di anggota tubuh

Arteriografi segera dilakukan

Hernia diskus di tulang belakang secara tiba-tiba

Nyeri dan terkadang mati rasa pada sekitar anggota badan

Nyeri yang memburuk akibat gerakan

Sering terasa nyeri di leher atau punggung

Kadang bagian anggota tubuh yang terkena terasa lemah

Biasanya dilakukan MRI

Serangan jantung (infark miokard)

Nyeri di lengan, bukan di kaki

Kadang dada atau rahang terasa nyeri atau tertekan

Terkadang terasa mual, berkeringat, dan sesak napas

Kadang terjadi pada penderita penyakit jantung

EKG

Tes darah untuk memeriksa zat yang menunjukkan kerusakan jantung (biomarker jantung)

Terkadang dilakukan angiografi arteri jantung

Penyakit arteri perifer, yang disebabkan oleh endapan lemak di dinding arteri (aterosklerosis), yang mengurangi aliran darah, hampir selalu terjadi di kaki

Nyeri kaki yang muncul berselang-seling hanya saat berjalan dan mereda setelah istirahat beberapa menit (klaudikasio intermiten)

Pemeriksaan ultrasound

Terkadang dilakukan arteriografi

Nyeri yang makin lama makin memburuk (selama berjam-jam atau berhari-hari)

Infeksi bakteri pada kulit (selulitis)

Terdapat area acak yang berwarna kemerahan atau menggelap, terasa hangat, dan ngilu

Terkadang demam

Pemeriksaan dokter

Terkadang dilakukan kultur darah

Trombosis vena dalam (bekuan darah di vena dalam [biasanya] pada tungkai atau lengan)

Pembengkakan seluruh bagian anggota badan (misalnya keseluruhan betis atau betis dan kaki bagian atas)

Biasanya terasa sakit, kulit kemerahan atau menggelap, terasa hangat, dan/atau nyeri di area yang terkena

Kadang terjadi pada orang dengan faktor risiko pembekuan darah, seperti baru menjalani operasi, cedera, tirah baring, mengenakan gips pada kaki, penggunaan terapi hormon, atau kanker

Pemeriksaan ultrasound

Kadang dilakukan tes darah untuk mendeteksi bekuan darah (D-dimer)

Infeksi bakteri jauh di bawah kulit dan/atau di otot (myonecrosis)

Nyeri hebat yang terus-menerus

Kulit kemerahan atau menggelap, rasa hangat, linu, dan pembengkakan yang terasa mengencang

Tanda-tanda penyakit berat (seperti demam, linglung, dan detak jantung cepat)

Kadang ada cairan busuk, lepuh, atau area kulit mati yang menghitam

Dilakukan kultur darah dan jaringan

Pemeriksaan sinar-X

Terkadang dilakukan MRI

Infeksi tulang (osteomielitis)

Nyeri hebat yang terus-menerus yang sering terjadi di malam hari

Ngilu dan demam pada tulang

Sering terjadi pada orang-orang dengan faktor risiko (seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah, penggunaan obat injeksi terlarang, atau sumber infeksi yang diketahui)

Pemeriksaan sinar-X dan pemindaian MRI dan/atau CT

Terkadang dilakukan kultur tulang

Nyeri kronis (selama seminggu atau lebih)

Tumor tulang (dari tulang atau menyebar ke tulang dari kanker di bagian lain dalam tubuh)

Nyeri hebat yang terus-menerus yang sering kali memburuk di malam hari

Nyeri tulang

Sering terjadi pada penderita kanker

Pemeriksaan sinar-X dan pemindaian MRI dan/atau CT

Tekanan pada saraf tertentu, seperti yang terjadi pada

Kerap terjadi kelesuan dan kadang mati rasa atau kesemutan di sepanjang bagian anggota badan

Terkadang pemeriksaan dokter saja cukup

Terkadang pemeriksaan elektromiografi dan konduksi saraf

Terkadang dilakukan MRI

Terjepitnya akar saraf tulang belakang (bagian saraf tulang belakang di sebelah tulang belakang) yang dapat disebabkan oleh herniated disk atau osteofit

Nyeri dan terkadang mati rasa pada sekitar anggota badan

Nyeri yang memburuk akibat gerakan

Sering terasa nyeri di leher atau punggung

Bagian anggota badan yang terdampak sering terasa lemah

Biasanya dilakukan MRI

Penurunan fungsi atau peradangan pada banyak saraf di seluruh tubuh (polineuropati)

Mati rasa kronis dan nyeri terbakar, biasanya di kedua tangan dan/atau kedua kaki

Sering terjadi pada penderita penyakit yang menyebabkan kerusakan saraf, seperti diabetes, penyalahgunaan alkohol, atau vaskulitis

Terkadang pemeriksaan dokter saja cukup

Terkadang dilakukan tes darah atau elektromiografi dan tes konduksi saraf

Sindrom nyeri regional kompleks

Nyeri terbakar atau nyeri berat

Kadang terjadi peningkatan sensasi dan rasa sakit yang disebabkan oleh sesuatu yang biasanya tidak dianggap menyakitkan

Sering kali kulit tampak merah, berbintik-bintik, atau abu-abu dan bertambah atau berkurangnya keringat pada anggota tubuh yang terkena

Biasanya terjadi pada orang yang pernah mengalami cedera (terkadang bertahun-tahun sebelumnya)

Hanya pemeriksaan oleh dokter

Insufisiensi vena kronis (menyebabkan darah terkumpul di kaki)

Pembengkakan pergelangan kaki atau kaki

Ketidaknyamanan ringan kronis, linu, atau kram pada kaki tetapi tidak sakit

Kadang terdapat bagian kulit yang kasar dan berwarna gelap dan borok dangkal pada kaki bagian bawah

Sering kali terdapat varises

Hanya pemeriksaan oleh dokter

*Rasa nyeri pada lengan atau kaki yang disebabkan oleh cedera tidak termasuk.

† Pemeriksaan dokter selalu dilakukan. Ciri-cirinya meliputi gejala dan hasil pemeriksaan dokter. Ciri-ciri yang disebutkan bersifat umum tetapi tidak selalu ada pada setiap orang.

CT = tomografi terkomputasi; EKG = elektrokardiografi; MRI = pencitraan resonansi magnetik.

*Rasa nyeri pada lengan atau kaki yang disebabkan oleh cedera tidak termasuk.

† Pemeriksaan dokter selalu dilakukan. Ciri-cirinya meliputi gejala dan hasil pemeriksaan dokter. Ciri-ciri yang disebutkan bersifat umum tetapi tidak selalu ada pada setiap orang.

CT = tomografi terkomputasi; EKG = elektrokardiografi; MRI = pencitraan resonansi magnetik.