Tracheitis Bakteri

Ditinjau/Direvisi: Mar 2026 OlehRajeev Bhatia, MD, Phoenix Children's Hospital | Ditinjau OlehAlicia R. Pekarsky, MD, State University of New York Upstate Medical University, Upstate Golisano Children's Hospital
Last updated: Mar 2026
v34394498_id

Trakeitis bakteri adalah infeksi serius pada batang tenggorok (trakea) yang disebabkan oleh bakteri.

Trakeitis bakteri terbilang tidak umum dan dapat dialami anak-anak dari segala usia.

Bakteri Staphylococcus aureus dan streptokokus adalah penyebab yang paling sering terjadi. Ada kalanya trakeitis bakteri berkembang menjadi komplikasi croup (peradangan trakea dan kotak suara) atau intubasi endotrakea (memasukkan slang pernapasan plastik melalui mulut atau hidung ke dalam trakea).

Tampilan dalam Paru-paru dan Saluran Napas

Gejala Trakeitis Bakteri

Sebagian besar anak-anak memiliki gejala infeksi pernapasan virus (seperti pilek, sakit tenggorokan, dan gejala seperti flu lainnya) selama 1 hingga 3 hari sebelum mereka mengalami stridor dan dispnea berat. Stridor adalah suara derit keras yang terdengar saat anak bernapas, dan dispnea adalah sesak napas. Beberapa anak tiba-tiba mengalami batuk, stridor, demam tinggi, dan sering kali sekresi berisi nanah dalam jumlah besar yang dapat menyebabkan tersedak atau penyumbatan saluran napas yang mengancam jiwa.

Beberapa anak mengalami sakit berat dan mungkin perlu dirawat di rumah sakit.

Diagnosis Trakeitis Bakteri

  • Laringoskopi

  • Sinar-x leher

Dokter mendasarkan diagnosis trakeitis bakteri pada gejala.

Untuk mengonfirmasi diagnosis, dokter memeriksa bagian belakang tenggorokan anak dengan slang tipis yang disebut laringoskop. Slang dilengkapi dengan cahaya dan kamera di ujungnya, dan mungkin fleksibel atau kaku. Instrumen ini membantu dokter melihat lebih dalam ke dalam tenggorokan. Pemeriksaan ini dilakukan di ruang operasi, dan anak diberikan anestesi sebelumnya untuk mencegah rasa sakit.

Dokter juga dapat menegakkan diagnosis dengan mengambil foto rontgen pada leher untuk menunjukkan abnormalitas yang membedakan trakeitis bakteri dengan croup.

Pengobatan untuk Trakeitis Bakteri

  • Intubasi endotrakea

  • Antibiotik

Anak-anak yang sangat sakit membutuhkan intubasi endotrakea. Tabung tersebut menjaga saluran pernapasan agar tidak tertutup karena bengkak.

Dokter terlebih dahulu memberikan antibiotik kepada anak-anak melalui vena selama 10 hari atau lebih untuk mengobati infeksi. Setelah anak-anak keluar dari rumah sakit, dokter memberi mereka pil yang harus diminum selama 10 sampai 14 hari.

Dengan pengobatan, sebagian besar anak-anak dapat menjadi benar-benar pulih.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!