Kelebihan Vitamin D

(Toksisitas Vitamin D)

OlehLarry E. Johnson, MD, PhD, University of Arkansas for Medical Sciences
Ditinjau OlehGlenn D. Braunstein, MD, Cedars-Sinai Medical Center
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Aug 2024
v45106599_id

Mengonsumsi suplemen vitamin D dalam dosis sangat tinggi dapat menyebabkan toksisitas vitamin D.

  • Toksisitas vitamin D menyebabkan tingginya kadar kalsium dalam darah.

  • Orang dengan toksisitas vitamin D dapat kehilangan nafsu makan, merasa mual, muntah, dan merasa lemah dan gugup.

  • Dokter mendiagnosis toksisitas dengan mengukur kadar kalsium dan vitamin D dalam darah.

  • Pengobatannya meliputi menghentikan suplemen vitamin D dan memberi cairan serta terkadang obat-obatan kepada seseorang.

(Lihat juga Gambaran Umum Vitamin.)

Mengonsumsi dosis vitamin D harian yang sangat tinggi—misalnya, 60 hingga 100 kali atau lebih dari angka kecukupan gizi (AKG)—selama beberapa bulan dapat menyebabkan toksisitas dan kadar kalsium yang tinggi dalam darah (hiperkalsemia). Kadar kalsium menjadi tinggi karena bila kadar vitamin D tinggi, hal-hal berikut dapat terjadi:

  • Lebih banyak tulang yang diuraikan daripada yang dibentuk kembali. (Biasanya, tulang terus diuraikan dan dibentuk kembali—dalam proses yang disebut remodeling—untuk menyesuaikan dengan berubahnya kebutuhan yang dibebankan pada tulang.) Akibatnya, kalsium dilepaskan dari tulang ke dalam aliran darah.

  • Lebih banyak kalsium diserap dari makanan di dalam usus.

Vitamin D dapat digunakan untuk mengobati psoriasis, hipoparatiroidisme, dan osteodistrofi ginjal. Vitamin ini belum terbukti meningkatkan harapan hidup atau mencegah leukemia dan kanker payudara, prostat, usus besar, atau kanker lainnya. Suplementasi Vitamin D tidak secara efektif mengobati atau mencegah depresi atau penyakit jantung dan efeknya kecil dalam mencegah infeksi pernapasan akut (seperti pneumonia atau selesma). Mengonsumsi kombinasi vitamin D dan kalsium sesuai angka kecukupan gizi dapat sedikit mengurangi risiko jatuh pada orang dengan defisiensi vitamin D, terutama mereka yang kehilangan kemampuan untuk hidup secara mandiri. Meskipun demikian, vitamin D dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko fraktur.

Gejala Kelebihan Vitamin D

Gejala awal toksisitas vitamin D adalah hilangnya nafsu makan, mual, dan muntah, diikuti dengan rasa lemah, gugup, dan tekanan darah tinggi.

Karena kadar kalsiumnya tinggi, kalsium dapat masuk ke seluruh tubuh, terutama ginjal, pembuluh darah, paru-paru, dan jantung. Ginjal dapat mengalami kerusakan dan malafungsi permanen, sehingga menyebabkan gagal ginjal.

Diagnosis Kelebihan Vitamin D

  • Tes darah

Kelebihan vitamin D biasanya didiagnosis ketika tes darah mendeteksi kadar kalsium tinggi pada orang yang meminum vitamin D dalam dosis tinggi. Dokter juga mengukur kadar vitamin D dalam darah.

Pengobatan untuk Kelebihan Vitamin D

  • Menghentikan suplemen vitamin D

  • Cairan yang diberikan lewat infus

  • Obat-obatan

Pengobatan toksisitas vitamin D melibatkan penghentian konsumsi suplemen vitamin D untuk mengimbangi efek kadar kalsium yang tinggi dalam darah. Cairan diberikan secara intravena sesuai kebutuhan.

Obat-obatan, seperti kortikosteroid atau bisfosfonat, diberikan untuk menekan pelepasan kalsium dari tulang.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!