Gambaran Umum Tentang Gangguan Konjungtiva dan Sklera

OlehZeba A. Syed, MD, Wills Eye Hospital
Ditinjau OlehSunir J. Garg, MD, FACS, Thomas Jefferson University
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Apr 2025
v798209_id

Konjungtiva adalah membran yang melapisi kelopak mata dan melingkar kembali untuk menutupi sklera (lapisan serat putih kuat yang menutupi mata), hingga tepi kornea (lapisan bening di depan iris dan pupil—lihat Struktur dan Fungsi Mata). Konjungtiva membantu melindungi mata dengan mencegah masuknya benda asing kecil dan mikroorganisme penyebab infeksi dan dengan berkontribusi pada pemeliharaan selaput air mata.

Sklera adalah lapisan luar putih yang kuat pada bola mata. Sklera memberikan kekuatan struktural pada bola mata dan melindungi mata dari penetrasi dan ruptur.

Episklera adalah lapisan jaringan tipis di atas sklera. Episklera mengandung pembuluh darah kecil yang memasok nutrisi ke sklera.

Tampilan Dalam Mata

Gangguan konjungtiva yang paling umum adalah radang (konjungtivitis). Jarang, sklera mengalami inflamasi (skleritis). Terkadang episkelera menjadi meradang (episkleritis).

Ada banyak penyebab radang, termasuk

Cedera dapat menyebabkan darah terakumulasi di bawah konjungtiva (lihat Perdarahan Subkonjungtiva).

Konjungtivitis cenderung berlangsung relatif singkat, tetapi beberapa jenis dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Konjungtivitis menahun sering disebabkan oleh alergi kronis, infeksi kronis (lihat Trakoma), dan iritasi kronis mata yang terjadi ketika kelopak mata berputar keluar (ektropion) atau masuk (entropion), oleh beberapa tetes mata, atau oleh kekeringan kronis. Apa pun penyebabnya, orang dengan konjungtivitis biasanya mengalami gejala yang sama, seperti kemerahan dan keluarnya kotoran. Beberapa jenis konjungtivitis juga menyebabkan kegatalan atau iritasi.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!