Risiko Jatuh pada Lansia

Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Jul 2025
v28298587_id

Banyak lansia yang takut jatuh dan dengan alasan yang baik. Jatuh adalah hal yang umum terjadi—setidaknya 1 dari 4 lansia jatuh setahun sekali. Jatuh dapat menyebabkan cedera serius.

  • Seseorang yang pernah jatuh besar kemungkinannya untuk jatuh lagi

  • Jatuh bukanlah bagian normal dari penuaan

  • Jatuh adalah penyebab utama kematian yang tidak disengaja

  • Jatuh biasanya terjadi saat Anda bergerak, seperti saat Anda bangkit dari tempat tidur atau bergegas mengangkat telepon

  • Beberapa kasus jatuh dapat dicegah dengan menjaga kebugaran dan mengambil tindakan untuk membuat rumah Anda lebih aman

Apa penyebab jatuh pada lansia?

Banyak kasus jatuh disebabkan oleh masalah fisik atau bahaya di rumah.

Masalah fisik yang meningkatkan peluang jatuh:

  • Masalah keseimbangan

  • Masalah bergerak

  • Kesulitan melihat dengan jelas

  • Kesulitan merasakan kaki sendiri

  • Obat-obatan yang membuat Anda mengantuk atau pusing

  • Tekanan darah atau masalah jantung

  • Kebingungan

  • Kelemahan otot

  • Sakit

Bahaya di sekitar Anda yang meningkatkan peluang jatuh:

  • Gelap atau pencahayaan redup

  • Lantai licin

  • Karpet yang longgar

  • Kabel listrik atau ekstensi atau benda yang menghalangi jalan

  • Barang berserakan di tangga atau lantai

  • Trotoar yang tidak rata dan trotoar yang rusak

  • Berada di tempat yang tidak Anda kenal dengan baik

Cedera apa yang paling umum terjadi saat jatuh?

Jatuh dapat menyebabkan:

  • Patah tulang, terutama patah tulang pinggul, karena lansia sering memiliki tulang yang lemah (osteoporosis)

  • Memar, tegang, atau terkilir

  • Luka sayat dalam

  • Kerusakan organ

  • Ligamen robek

  • Cedera kepala

Jika Anda jatuh saat sedang sendiri dan harus berdiam di lantai untuk waktu yang lama, Anda dapat mengalami masalah seperti:

  • Dehidrasi (saat air dalam tubuh Anda tidak cukup)

  • Suhu tubuh rendah (hipotermia)

  • Pneumonia—infeksi dalam paru-paru Anda

Apa yang terjadi saat saya berkunjung ke dokter?

Dokter akan bertanya kepada Anda tentang apa yang terjadi dan apakah Anda mengalami gejala apa pun sebelum jatuh (seperti pusing atau nyeri dada). Mereka akan bertanya tentang obat-obatan Anda dan apakah Anda telah minum alkohol.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menemukan ada tidaknya cedera dan mencari tahu penyebab Anda jatuh. Mereka akan memeriksa:

  • Tekanan darah—jika tekanan darah turun saat Anda berdiri, jatuhnya Anda mungkin disebabkan oleh pusing atau berkunang-kunang

  • Jantung Anda untuk melihat apakah Anda mengalami masalah denyut jantung, pola denyut jantung abnormal, atau gagal jantung

  • Kekuatan otot

  • Mata dan penglihatan

  • Kemampuan untuk menyeimbangkan dan bergerak dengan mudah dan lancar

Bagaimana dokter mengobati kasus jatuh?

Dokter akan:

  • Mengobati cedera akibat jatuh

  • Mengatasi masalah yang mungkin menyebabkan Anda jatuh

  • Membantu Anda membuat rencana untuk menghindari jatuh di waktu mendatang

  • Merujuk Anda ke terapi fisik atau terapi okupasi, jika perlu

Efek jatuh dapat berlangsung lama. Misalnya, jika pinggul Anda patah, Anda mungkin tidak dapat berjalan dengan baik bahkan setelah menjalani pengobatan dan rehabilitasi.

Ketakutan akan jatuh juga dapat menyebabkan masalah seperti berkurangnya aktivitas dan kaku sendi.

Bagaimana saya dapat mencegah jatuh?

  • Melakukan latihan fisik rutin—latihan beban, latihan keseimbangan, dan latihan peregangan dapat sangat membantu

  • Memakai sepatu dengan sol antiselip

  • Berdiri perlahan setelah duduk atau berbaring agar tidak pusing

  • Dapatkan perawatan untuk vertigo (pusing)

  • Bicarakan dengan dokter Anda tentang obat-obatan yang Anda konsumsi untuk mengetahui apakah ada di antara obat-obatan tersebut yang dapat meningkatkan kemungkinan terjatuh

  • Memeriksa penglihatan Anda dan dapatkan kacamata baru jika Anda membutuhkannya, dan dapatkan pengobatan untuk glaukoma atau katarak

  • Anda dapat bekerja sama dengan terapis fisik, terutama jika Anda menggunakan walker atau tongkat, sehingga Anda mengetahui cara menggunakannya dengan aman

Jadikan rumah Anda lebih aman:

  • Memiliki pencahayaan yang baik

  • Menambahkan sakelar lampu yang mudah dijangkau atau menggunakan sensor gerak

  • Menambahkan pencahayaan ke anak tangga di dalam dan di luar rumah

  • Meletakkan setrip antiselip dan pegangan yang kokoh di tangga

  • Menambahkan lebih banyak stopkontak listrik atau mengamankan kabel ekstensi agar Anda tidak tersandung

  • Menjaga agar lantai dan tangga bebas dari barang yang berserakan

  • Meletakkan bilah pegangan di kamar mandi di dekat toilet dan bak mandi

  • Memasang dudukan toilet yang ditinggikan

  • Merekatkan permadani yang longgar ke lantai (atau menyingkirkannya)

  • Memasang keset antiselip di kamar mandi dan dapur Anda

  • Meletakkan barang-barang rumah tangga yang sering digunakan di tempat di mana Anda tidak perlu meregangkan tubuh atau membungkuk untuk meraihnya

Jika Anda jatuh dan tidak bisa bangkit, tengkurapkan badan Anda lalu merangkak ke mebel terdekat, dan gunakan mebel tersebut untuk menopang tubuh Anda di saat bangkit. Memasang telepon di tempat yang dapat Anda jangkau dari lantai atau memakai perangkat peringatan medis.

Tinggi yang Tepat

Penting bagi orang-orang yang sembuh dari cedera kaki atau pembedahan untuk menggunakan tongkat dengan tinggi yang tepat. Tongkat yang terlalu panjang atau terlalu pendek dapat menyebabkan sakit punggung bawah, postur yang buruk, dan ketidakstabilan. Tongkat harus dipegang pada sisi yang berlawanan dengan kaki yang cedera.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!