Kontusio Pulmonal

OlehThomas G. Weiser, MD, MPH, Stanford University School of Medicine
Ditinjau OlehDavid A. Spain, MD, Department of Surgery, Stanford University
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Apr 2024
v12777730_id

Kontusio paru adalah memar pada paru-paru, yang menyebabkan perdarahan dan pembengkakan.

  • Orang mengalami nyeri, biasanya karena cedera dinding dada, dan sering kali merasa sesak napas.

  • Dokter membuat diagnosis berdasarkan foto sinar-x dada.

  • Pengobatan dilakukan dengan oksigen dan terkadang ventilator untuk membantu pernapasan hingga memar membaik.

(Lihat juga Pengantar Cedera Dada.)

Hantaman kuat ke dada (seperti akibat tabrakan kendaraan bermotor atau jatuh) dapat menyebabkan memar pada paru-paru. Paru-paru yang memar tidak dapat menyerap oksigen dengan benar. Memar besar dapat menyebabkan kadar oksigen yang sangat rendah dalam aliran darah. Kontusio paru yang parah berpotensi mengancam jiwa.

Orang juga dapat mengalami fraktur tulang rusuk, paru-paru kolaps (pneumotoraks), dan cedera dada lainnya. Kemudian, orang dapat mengalami pneumonia atau sindrom distres pernapasan akut (ARDS).

Gejala Kontusio Paru

Nyeri dan sesak napas adalah gejala utama. Nyeri biasanya disebabkan oleh cedera pada dinding dada (tulang rusuk dan otot dada). Terasa sakit dan sulit untuk bernapas.

Seseorang mungkin tidak mengalami gejala, terutama pada awalnya. Sesak napas dapat terjadi dan memburuk setelah beberapa jam.

Diagnosis Kontusio Paru

  • Rontgen dada

Dokter mencurigai adanya kontusio paru ketika seseorang merasa sesak napas setelah mengalami cedera dada, terutama jika sesak napas terjadi secara bertahap.

Dilakukan pengambilan foto sinar-x dada. Namun demikian, karena kontusio dapat terjadi secara bertahap, dokter dapat melakukan lebih dari satu pengambilan foto sinar-x selama beberapa jam atau melakukan pemindaian CT untuk mendeteksi kontusio.

Dokter juga mengukur kadar oksigen dalam darah dengan memasang perangkat ke jari tangan atau jari kaki (oksimetri denyut nadi). Informasi ini dapat membantu dokter menentukan seberapa baik paru-paru berfungsi.

Pengobatan Kontusio Paru

  • Terapi analgesik dan oksigen

Seseorang biasanya diberi pereda nyeri (analgesik) untuk mengurangi nyeri sehingga membantu mereka bernapas dengan lebih mudah.

Orang yang cedera mungkin memerlukan terapi oksigen atau terkadang ventilasi mekanis untuk membantu bernapas selama masa penyembuhan cedera.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!