Penyedia Layanan Perawatan untuk Lansia: Keluarga dan Teman

OlehDebra Bakerjian, PhD, APRN, University of California Davis
Ditinjau OlehMichael R. Wasserman, MD, California Association of Long Term Care Medicine (CALTCM)
Ditinjau/Direvisi Sept 2024 | Dimodifikasi Apr 2025
v836048_id

Beberapa lansia memiliki anggota keluarga, teman, atau tetangga yang bersedia dan mampu memberikan bantuan dan perawatan. Orang-orang tersebut dapat disebut sebagai caregiver atau orang yang merawat. Kadang-kadang, anggota kelompok keagamaan atau kelompok lain membantu atau mengambil alih peran orang yang merawat tanpa mengenakan biaya atau dengan biaya rendah. Orang yang merawat tersebut dapat membantu lansia melakukan aktivitas dasar (seperti makan, berpakaian, dan mandi), pekerjaan rumah tangga (seperti memasak, membersihkan rumah, berbelanja, membayar tagihan, dan memotong rumput), serta tugas-tugas lainnya (seperti minum obat sesuai resep). Orang yang merawat dapat memberikan perawatan untuk waktu yang berkisar dari beberapa jam seminggu hingga sepanjang waktu.

Sebagian besar orang yang merawat adalah kerabat, suami/istri atau anak dari orang yang mereka rawat, dan kebanyakan adalah perempuan. Kebanyakan orang yang merawat bekerja purnawaktu atau paruh waktu selain memberikan perawatan.

Menentukan apakah seorang lansia membutuhkan perawatan bisa jadi sulit. Mengamati seberapa baik seseorang mampu melakukan hal-hal berikut ini dapat membantu anggota keluarga yang bersangkutan untuk mengambil keputusan ini:

  • Makan: Apakah pakaian sering ternoda oleh makanan? Apakah orang tersebut mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas?

  • Duduk atau naik ke dan bangkit dari kursi atau tempat tidur: Apakah orang tersebut bergoyang maju mundur beberapa kali sebelum benar-benar bangkit? Apakah barang atau benda mebel terdekat digunakan untuk menopang? Apakah ia terlihat seperti terjatuh ke belakang saat duduk ke kursi? Apakah orang tersebut sering jatuh saat bangkit dari tempat tidur atau kursi?

  • Menggunakan toilet: Apakah pakaiannya kotor atau basah?

  • Mandi: Apakah kulit dan rambut orang tersebut kotor?

  • Merawat Tubuh: Apakah orang tersebut terlihat kumal atau kusut?

  • Berjalan: Apakah orang tersebut tampak tidak stabil atau pernah jatuh?

  • Meminum obat yang diresepkan: Apakah obat resep bertahan lebih lama dari yang seharusnya? Apakah obat resep habis lebih cepat dari yang seharusnya? Apakah pil dicampur bersama dalam satu wadah? Apakah ada beberapa wadah dengan obat yang sama?

  • Menggunakan telepon: Apakah orang tersebut tampaknya memahami percakapan telepon? Apakah telepon selalu dijawab ketika orang tersebut diketahui berada di rumah?

  • Mengelola uang: Apakah tagihan tidak dibayar, yang mengakibatkan pemberitahuan keterlambatan pembayaran? Apakah orang tersebut berulang kali menerima pemberitahuan tentang penarikan berlebihan di rekening?

  • Mendapatkan bahan makanan dan menyiapkan makanan: Apakah tersedia cukup makanan? Apakah bahan makanan yang disimpan sudah melewati tanggal kedaluwarsa? Apakah panci dan wajan sering tampak gosong? Apakah kompor ditemukan dalam keadaan menyala?

  • Mencuci pakaian: Apakah pakaian bersih?

Hadiah dan Tantangan

Merawat anggota keluarga bisa sangat bermanfaat, sekalipun itu merupakan pekerjaan yang berat dan menyebabkan stres. Banyak orang memilih untuk merawat suami/istri, pasangan, atau orang tua karena cinta dan rasa hormat. Mereka menemukan makna baru dalam kehidupan mereka sendiri dengan membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain, sekalipun upaya mereka tidak selalu dihargai. Namun, tidak ada yang sepenuhnya siap menghadapi tantangan dalam memberikan perawatan.

Secara fisik, mental, finansial, dan emosional, memberikan perawatan dapat menjadi hal yang berat, seperti dalam situasi berikut:

  • Orang yang merawat mungkin harus melakukan semua tugas rumah tangga, memakaikan pakaian dan memandikan orang tersebut, memastikan orang tersebut mengikuti program pengobatan yang diresepkan, mengelola keuangan orang tersebut, atau gabungan itu semua.

  • Mereka mungkin menghabiskan tabungan mereka saat mereka merawat orang tua atau pasangan yang bergantung pada mereka, atau mereka mungkin harus berhenti dari pekerjaan mereka untuk merawat orang tersebut.

  • Mereka mungkin harus terus memperhatikan kebutuhan emosional orang tersebut.

  • Mereka mungkin harus berhenti melakukan aktivitas yang mereka sukai.

  • Anggota keluarga mungkin tidak setuju atau berdebat tentang siapa yang harus memberikan atau membayar perawatan dan tentang aspek perawatan lainnya.

Tuntutan tersebut mungkin lebih terasa saat orang yang merawat itu sendiri dalam keadaan lemah, terdorong untuk menjalankan peran mereka secara tidak terduga atau enggan, atau harus memedulikan seseorang yang tidak kooperatif atau agresif.

Banyaknya tanggung jawab dan konflik yang timbul akibat merawat lansia dapat menyebabkan orang yang merawat terisolasi, mempertaruhkan hubungan, dan mengancam peluang kerja. Hal ini dapat menyebabkan kemarahan, frustrasi, rasa bersalah, kecemasan, stres, depresi, dan rasa tidak berdaya serta kelelahan (lihat juga Stres dalam memberikan perawatan). Perasaan-perasaan ini terkadang disebut sebagai kelelahan berat orang yang merawat. Kelelahan berat dapat memengaruhi siapa saja dan kapan saja, tetapi lebih mungkin terjadi ketika orang yang dirawat tidak dapat dibiarkan sendiri atau mengganggu semalaman. Dalam kasus terburuk, ketika orang yang merawat tidak menyadari atau tidak dapat memperoleh bantuan, kelelahan berat dapat menyebabkan seseorang memberikan perlakuan buruk, termasuk pengabaian dan bahkan kekerasan.

Untuk menentukan cara memberikan bantuan yang dibutuhkan seseorang dan untuk menghindari kelelahan berat pada orang yang merawat, orang yang merawat sering kali perlu berbicara dengan berbagai tenaga kesehatan profesional, termasuk pekerja sosial, manajer perawatan (spesialis yang terlatih dalam memastikan bahwa lansia menerima semua bantuan dan perawatan yang mereka butuhkan), dokter perawatan primer, perawat, dan/atau terapis fisik dan terapis okupasi. Orang yang merawat juga dapat menggunakan berbagai strategi untuk mempersiapkan diri mereka dalam mengasuh dan menghindari kelelahan berat dalam memberikan perawatan.

Orang yang merawat dapat membantu menghindari kelelahan berat dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Mempelajari penyebab, gejala, dan efek jangka panjang dari kondisi orang tersebut

  • Mengantisipasi perubahan pada orang tersebut dan pada tingkat perawatan yang dibutuhkan

  • Membiarkan orang tersebut membuat keputusan dan menyelesaikan masalah sebanyak mungkin

  • Mengetahui batasan mereka sendiri

  • Tidak menanggapi kemarahan, frustrasi, atau perilaku sulit orang tersebut secara pribadi (perilaku ini mungkin merupakan gejala gangguan seperti demensia)

  • Menghindari perdebatan dan mempelajari cara mengalihkan percakapan yang sulit

  • Membahas tanggung jawab dengan anggota keluarga lain dan teman-teman, kemudian meminta mereka untuk membantu jika diperlukan dan memungkinkan

  • Membahas perasaan dan pengalaman dengan teman, seseorang yang memiliki pengalaman serupa, atau orang-orang dalam kelompok dukungan

  • Makan dan berolahraga secara teratur dan cukup tidur

  • Menjadwalkan waktu rutin untuk aktivitas yang santai dan menyenangkan

  • Mendapatkan informasi tentang sumber keuangan orang tersebut

  • Menghindari menipisnya keuangan pribadi

  • Menghubungi organisasi yang dapat memberikan informasi dan rujukan bagi orang yang merawat

  • Menggunakan tempat penitipan atau tempat perawatan rehat atau respite care untuk mendapatkan istirahat sementara saat diperlukan

  • Mempekerjakan asisten kesehatan di rumah atau tenaga kesehatan profesional, seperti perawat praktik berlisensi (LPN) atau asisten perawat, untuk membantu jika diperlukan

  • Berbicara dengan konselor, terapis, atau anggota kelompok keagamaan jika diperlukan

  • Mengingat bahwa fasilitas tempat tinggal berbantuan atau panti jompo dapat menjadi pilihan terbaik

Memberikan Perawatan Jarak Jauh

Dalam masyarakat modern yang dinamis, anggota keluarga terkadang tinggal terpisah jarak ratusan atau bahkan ribuan mil. Jarak tersebut mempersulit upaya untuk memastikan bahwa anggota keluarga yang sudah lansia menerima perawatan yang mereka butuhkan. Memberikan perawatan jarak jauh—biasanya oleh anak-anak yang sudah dewasa—memiliki banyak tantangan.

Komunikasi yang baik sering kali sulit dipertahankan. Anggota keluarga mungkin merasa bahwa mereka tidak pernah mendapatkan kesan yang lengkap atau akurat tentang bagaimana lansia mengelola atau apa saja hal yang diperlukan. Bahkan ketika kebutuhan dipahami, anggota keluarga mungkin merasa hanya sedikit yang dapat mereka lakukan untuk orang tersebut kecuali mereka ada di sana untuk melakukannya.

Anggota keluarga dapat mengambil beberapa langkah untuk memastikan membantu dari jarak jauh menjadi tidak terlalu mengkhawatirkan:

  • Menjadwalkan waktu rutin untuk menelepon atau melakukan panggilan video, yang dapat menenteramkan semua orang

  • Berkomunikasi melalui email atau konferensi video

  • Menemukan orang yang dapat mengunjungi orang yang mereka cintai secara rutin dan yang bersedia untuk segera menghubungi mereka jika ada pertanyaan atau kekhawatiran

  • Mengatur partisipasi dalam beberapa jenis program pengiriman makanan jika berbelanja, menyiapkan makanan, dan makan menjadi masalah tersendiri

  • Menginstal sistem keamanan rumah jika mengkhawatirkan aspek keamanan

  • Menyiapkan sistem tanggap darurat pribadi (perangkat peringatan medis) jika mengkhawatirkan risiko jatuh

Selain itu, anggota keluarga juga harus memiliki salinan arahan lanjutan, seperti wasiat semasa hidup atau surat kuasa yang tahan lama untuk perawatan kesehatan, sehingga mereka dapat membantu jika orang yang mereka cintai memerlukan perawatan darurat. Anggota keluarga juga harus mengetahui apakah orang yang mereka cintai memiliki perintah medis portabel, yang juga terkadang disebut Perintah Penyedia Layanan untuk Perawatan Penunjang Kehidupan (Provider Orders for Life-Sustaining Treatment, POLST) atau Perintah Medis untuk Perawatan Penunjang Kehidupan (Medical Orders for Life-Sustaining Treatment, MOLST). Perintah medis portabel mengomunikasikan keputusan perawatan akhir hayat bagi orang-orang yang menderita penyakit stadium lanjut. Perintah medis portabel berbeda dari arahan lanjutan karena hanya berlaku untuk orang dengan penyakit stadium lanjut, perintah ini menyediakan rencana perawatan dalam bentuk perintah medis untuk keputusan darurat, dan fokusnya adalah kondisi orang yang bersangkutan pada saat ini, bukan kondisi hipotetis di masa mendatang.

Anggota keluarga dapat memperoleh bantuan dari orang-orang yang mengetahui dengan baik berbagai sumber daya yang ada di komunitas tempat tinggal lansia. Dokter perawatan primer orang tersebut mungkin akan membantu dalam mengatur bantuan setempat. Atau anggota keluarga dapat mengatur agar manajer perawatan geriatri dapat mengawasi pengasuhan dan perawatan kesehatan. Di Amerika Serikat, beberapa anggota keluarga yang tinggal berjauhan namun memilih untuk memberikan perawatan langsung dapat memperoleh manfaat dari perlindungan ketenagakerjaan berdasarkan Undang-Undang Cuti Medis Keluarga (Family Medical Leave Act, FMLA).

Informasi Lebih Lanjut

Sumber daya berbahasa Inggris berikut ini mungkin berguna. Harap diperhatikan bahwa MANUAL ini tidak bertanggung jawab atas konten sumber daya ini.

  1. Meals on Wheels: Informasi tentang akses ke makanan bergizi dan pemeriksaan keselamatan untuk individu yang mobilitasnya berkurang sehingga sulit untuk berbelanja makanan, menyiapkan makanan, atau bersosialisasi dengan orang lain

  2. Family Medical Leave Act (FMLA): Deskripsi Departemen Tenaga Kerja A.S. mengenai ketentuan dan peraturan FMLA

  3. AARP: Family Caregiving: Sumber daya pemberian perawatan untuk keluarga Asosiasi Pensiunan Amerika (American Association of Retired Persons, AARP)

  4. Eldercare Locator: Basis data layanan Administrasi Khusus Lansia A.S. untuk lansia dan orang yang merawatnya

  5. Caregiving in the United States 2020: Data tentang prevalensi orang yang merawat di Amerika Serikat, demografi orang yang merawat dan yang menerima perawatan, dampak keuangan terhadap orang yang merawat, dan lainnya yang disediakan oleh Aliansi Nasional untuk Pemberian Perawatan (National Alliance for Caregiving, NAC) dan Asosiasi Pensiunan Amerika (American Association of Retired Persons, AARP)

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!