Angiofibroma Juvenil

OlehUdayan K. Shah, MD, MBA, Sidney Kimmel Medical College at Thomas Jefferson University
Ditinjau OlehAlicia R. Pekarsky, MD, State University of New York Upstate Medical University, Upstate Golisano Children's Hospital
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Mar 2025
v34905289_id

Angiofibroma juvenil adalah tumor nonkanker (jinak) yang langka yang tumbuh di belakang hidung, di area yang sama di mana adenoid berada.

Tampilan di Dalam Tenggorokan

Angiofibromas juvenil paling sering terjadi di kalangan remaja laki-laki. Tumor mengandung banyak pembuluh darah. Dapat tumbuh perlahan, menyebar ke area sekitar otak dan ke orbit mata.

Gejala Angiofibroma Juvenil

Biasanya, tumor menyebabkan hidung tersumbat atau sakit kepala, sering kali dengan mimisan, yang terkadang sangat parah. Wajah dapat membengkak, atau mata dapat menonjol. Massa dapat menonjol dari hidung, atau hidung dapat menjadi rusak. Jika tumor tumbuh perlahan, orang mungkin mengalami beberapa gejala.

Diagnosis Angiofibromas Juvenil

  • Pencitraan tomografi terkomputasi dan resonansi magnetik

  • Sering kali angiografi

Dokter mencurigai diagnosis angiofibroma juvenil berdasarkan gejalanya.

Untuk mengonfirmasi diagnosis, dokter biasanya melakukan uji pencitraan dengan tomografi terkomputasi (CT) dan pencitraan resonansi magnetik (MRI).

Tes pencitraan lain yang disebut angiografi (sinar-x pembuluh darah yang diambil setelah pewarna disuntikkan di vena untuk menguraikannya) sering dilakukan sehingga pembuluh darah tumor dapat diblokir (embolisasi) sebelum pembedahan, yang mengurangi perdarahan.

Pengobatan Angiofibroma Juvenil

  • Operasi pengangkatan dan terkadang terapi radiasi

Biasanya, tumor diangkat melalui pembedahan.

Kadang-kadang, terapi radiasi juga digunakan, terutama jika pengangkatan tumor sepenuhnya sulit atau tidak mungkin atau jika tumor muncul kembali.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!