Aminoglikosida

OlehBrian J. Werth, PharmD, University of Washington School of Pharmacy
Ditinjau OlehBrenda L. Tesini, MD, University of Rochester School of Medicine and Dentistry
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi May 2024
v36848362_id

Aminoglikosida adalah kelas antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri serius, seperti yang disebabkan oleh bakteri gram negatif (terutama Pseudomonas aeruginosa).

Aminoglikosida mencakup sebagai berikut:

  • Amikasin

  • Gentamisin

  • Kanamisin

  • Neomisin

  • Plazomisin

  • Streptomisin

  • Tobramisin

Spektinomisin secara kimia terkait dengan aminoglikosida dan bekerja dengan cara yang sama. Tidak tersedia di Amerika Serikat.

Aminoglikosida bekerja dengan mencegah bakteri menghasilkan protein yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan memperbanyak diri.

Tabel

Aminoglikosida kurang diserap ke dalam aliran darah saat diminum (secara oral), sehingga biasanya disuntikkan ke pembuluh vena atau terkadang ke otot. Neomisin hanya tersedia untuk penggunaan topikal (diaplikasikan langsung ke kulit) atau penggunaan oral (aminoglikosida oral dapat digunakan untuk mendekontaminasi saluran pencernaan karena tidak diserap). Antibiotik ini biasanya digunakan bersama antibiotik lain yang efektif terhadap banyak jenis bakteri (disebut antibiotik spektrum luas).

Semua aminoglikosida dapat merusak telinga dan ginjal. Jadi dokter memantau dosis dengan cermat dan, jika memungkinkan, sering kali memilih jenis antibiotik yang berbeda.

(Lihat juga Gambaran Umum Antibiotik.)

Penggunaan Aminoglikosida Selama Kehamilan dan Menyusui

Jika aminoglikosida diminum selama kehamilan, efek berbahaya pada janin (seperti kehilangan pendengaran) mungkin terjadi, tetapi kadang manfaat pengobatannya mungkin lebih besar daripada risikonya. (Lihat juga Keamanan Obat Selama Kehamilan.)

Penggunaan aminoglikosida selama menyusui umumnya dianggap dapat diterima. (Lihat juga Penggunaan Obat dan Zat Selama Menyusui.)

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!