Tumor Jantung Yang Bersifat Kanker

OlehLauren A. Baldassarre, MD, Yale School of Medicine;
Emmanuel Akintoye, MD, MPH, Yale School of Medicine
Ditinjau OlehJonathan G. Howlett, MD, Cumming School of Medicine, University of Calgary
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Jun 2024
v720979_id

Kanker dapat berkembang di jantung atau, lebih umum, menyebar ke jantung dari organ lain.

  • Seseorang bisa merasa sesak napas atau pingsan, atau mengalami demam, penurunan berat badan, serta berkembangnya gagal jantung atau gangguan irama jantung.

  • Dokter menggunakan penelitian pencitraan untuk mengonfirmasi tumor jantung.

  • Pembedahan tidak membantu, tetapi kemoterapi dan terkadang terapi radiasi mungkin berguna.

Hanya beberapa kanker yang berkembang di jantung (lihat juga Gambaran Umum tentang Tumor Jantung). Tumor yang berkembang di jantung disebut tumor jantung primer. Tumor jantung kanker primer yang paling umum adalah sarkoma yang berkembang dari jaringan ikat.

Sebagian besar tumor jantung yang bersifat kanker berasal dari bagian tubuh lainnya—biasanya paru, payudara, ginjal, darah, atau kulit—dan kemudian menyebar (bermetastasis) ke jantung. Tumor jantung metastasis setidaknya 30 kali lebih umum dibandingkan tumor jantung primer tetapi masih jarang terjadi.

Kanker di dada, seperti kanker paru-paru atau payudara, dapat menyebar ke jantung dengan invasi langsung, sering kali ke dalam kantong yang mengelilingi jantung (perikardium). Kanker juga dapat menyebar ke otot jantung dan bilik melalui aliran darah atau melalui sistem limfa.

Gejala Tumor Jantung Kanker

Gejala tumor jantung kanker pada dasarnya sama dengan tumor jantung nonkanker dan bervariasi tergantung pada lokasi tumor. Meskipun demikian, gejala tumor kanker cenderung memburuk lebih cepat dibandingkan tumor nonkanker karena tumor kanker tumbuh jauh lebih cepat.

Gejalanya meliputi terjadinya gagal jantung secara tiba-tiba (menyebabkan sesak napas dan kelelahan), irama jantung abnormal (menyebabkan palpitasi, lemah, atau pingsan), serta perdarahan dan akumulasi cairan ke dalam perikardium, yang dapat mengganggu fungsi jantung dan menyebabkan tamponade jantung.

Gejala tumor jantung metastasis terjadi bersamaan dengan gejala yang disebabkan oleh tumor asli dan metastasis di bagian tubuh lainnya. Misalnya, orang yang menderita kanker paru-paru yang bermetastasis ke jantung mungkin mengalami kesulitan bernapas, kelelahan, dan batuk darah.

Tumor jantung primer yang bersifat kanker itu sendiri dapat menyebar (bermetastasis) ke area tubuh lainnya. Metastasis dapat terjadi pada tulang belakang (menyebabkan nyeri), jaringan di dekatnya, atau organ seperti paru-paru (menyebabkan kesulitan bernapas dan batuk darah) dan otak (menyebabkan fungsi sistem saraf abnormal).

Diagnosis Tumor Jantung Yang Bersifat Kanker

  • Studi pencitraan

Prosedur yang digunakan untuk mendiagnosis tumor jantung kanker sama dengan yang digunakan untuk tumor jantung nonkanker, termasuk ekokardiografi, tomografi terkomputasi (CT), pencitraan resonansi magnetik (MRI), dan tomografi emisi positif (PET).

Untuk tumor jantung metastasis, pengujian lebih lanjut dilakukan untuk menemukan tumor asal, kecuali lokasinya sudah diketahui.

Pengobatan untuk Tumor Jantung yang Bersifat Kanker

  • Penanganan gejalanya

  • Terapi radiasi atau kemoterapi

Jika tumor dalam perikardium menyebabkan cairan terakumulasi di sekitar jantung, cairan tersebut mungkin harus dikuras.

Karena tumor jantung yang bersifat kanker—baik tumor primer maupun metastasis—hampir selalu tidak dapat disembuhkan, pengobatan dirancang untuk mengurangi gejala. Tergantung pada jenis tumor, terapi radiasi, kemoterapi, atau keduanya digunakan.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!