Beberapa Obat yang Umum Digunakan dan Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Beberapa Obat yang Umum Digunakan dan Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Golongan

Obat

Obat-obatan untuk mengobati tekanan darah tinggi (antihipertensi)

Penyekat beta (seperti atenolol, karvedilol, metoprolol, dan propranolol)

Klonidin

Diuretik (seperti furosemid, hidroklorotiazida, dan klortalidon)

Metildopa

Spironolakton

Obat untuk mengobati pembesaran prostat

Penyekat alfa-adrenergik (seperti terazosin, doksazosin, tamsulosin, dan silodosin)

Penghambat 5-Alpha-reductase (seperti finasterida dan dutasterida)

Obat-obatan untuk mengobati kanker prostat

Obat-obatan hormonal (seperti leuprolida, triptorelin, dan goserelin)

Abiraterone

Bikalutamid

Ketokonazol

Obat-obatan (resep, rekreasi, dan terlarang) yang memengaruhi sistem saraf pusat

Alkohol

Benzodiazepin (seperti alprazolam, klordiazepoksid, diazepam, dan lorazepam)

Kokain atau amfetamin, dengan penggunaan kronis

Penghambat monoamina oksidase (seperti fenelzin, selegilin, dan tranilsipromin)

Opioid (seperti kodein, heroin, hidromorfon, metadon, morfin, atau oksikodon), jika digunakan secara berlebihan

Penghambat reuptake serotonin selektif (seperti sitalopram, esitalopram, fluoksitin, paroksitin, dan sertralin)

Antidepresan trisiklik (seperti amitriptilin, desipramina, imipramina, dan nortriptilin)

Lainnya

Antagonis Androgen (seperti megestrol)

Obat-obatan antikanker (sebagian besar agen kemoterapi kanker)

Simetidin

Obat-obatan (resep dan obat bebas) dengan efek antikolinergik (seperti yang terdapat pada kebanyakan antihistamin dan beberapa antidepresan)

Estrogen