Mukormikosis

(Zigomikosis)

OlehPaschalis Vergidis, MD, MSc, Mayo Clinic College of Medicine & Science
Ditinjau OlehChristina A. Muzny, MD, MSPH, Division of Infectious Diseases, University of Alabama at Birmingham
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Nov 2023
v787957_id

Mukormikosis adalah infeksi jamur yang dapat disebabkan oleh banyak kapang yang berbeda.

  • Mukormikosis diperoleh ketika spora yang dihasilkan oleh kapang terhirup atau, jauh lebih jarang terjadi, ketika masuk ke dalam tubuh melalui luka atau robekan lain pada kulit.

  • Infeksi tersebut menyebabkan rasa sakit, demam, dan terkadang batuk serta dapat menghancurkan struktur wajah.

  • Dokter mendiagnosis infeksi dengan mengidentifikasi jamur dalam sampel jaringan.

  • Sebagian besar orang diberi dosis amfoterisin B yang tinggi secara intravena, dan pembedahan dilakukan untuk menghilangkan jaringan yang terinfeksi dan mati.

(Lihat juga Gambaran Umum Infeksi Jamur.)

Banyak spesies jamur yang berbeda dapat menyebabkan mukormikosis. Mereka termasuk dalam kelompok besar kapang yang disebut Mucorales. Kapang ini meliputi Rhizopus, Rhizomucor, dan Mucor. Setiap spesies menyebabkan gejala serupa.

Kapang ini umum dijumpai di lingkungan dan mencakup banyak kapang roti yang umum. Orang tersebut mungkin selalu menghirup spora kapang ini. Meskipun demikian, kapang ini biasanya tidak menyebabkan infeksi.

Mukormikosis biasanya terjadi jika terdapat salah satu dari kondisi berikut ini:

  • Diabetes tidak terkontrol dengan baik.

  • Sistem imun makin dilemahkan oleh obat-obatan (seperti kortikosteroid atau obat-obatan yang menekan sistem imun) atau oleh leukemia atau gangguan lain yang melemahkan sistem imun.

  • Deferoksamin digunakan untuk mengobati kelebihan zat besi.

Mukormikosis dapat disebabkan oleh

  • Menghirup spora yang dihasilkan oleh jamur (penyebab paling umum)

  • Spora jamur masuk melalui kulit yang rusak

Menghirup spora dapat menyebabkan beberapa jenis infeksi:

  • Hidung, sinus, mata, dan otak adalah yang paling sering terinfeksi. Infeksi parah ini—disebut mukormikosis serebral—sering berakibat fatal.

  • Spora dapat masuk ke paru-paru, sehingga menyebabkan mukormikosis pulmoner.

  • Bila spora yang terhirup ke mulut tertelan, saluran pencernaan dapat terinfeksi.

Ketika infeksi disebabkan oleh spora yang masuk melalui kulit yang rusak, kondisi ini dapat memengaruhi kulit—bentuk yang disebut mukormikosis kutan. Bentuk ini biasanya terjadi pada orang-orang dengan sistem imun normal ketika tanah yang terkontaminasi bersentuhan dengan kulit yang rusak, seperti yang dapat terjadi selama gempa bumi atau bencana alam lainnya atau pada orang yang cedera akibat ledakan selama pertempuran.

Mukormikosis tidak menyebar dari satu orang kepada orang lain.

Gejala Mukormikosis

Mukormikosis serebral dapat menyebabkan nyeri, demam, nyeri sinus, dan, jika soket mata terinfeksi (disebut selulitis orbital), menyebabkan penonjolan mata yang terkena (proptosis). Penglihatan mungkin hilang.

Langit-langit mulut (palate), tulang wajah yang mengelilingi soket mata atau sinus, atau pemisah antara lubang hidung (septum) dapat rusak akibat infeksi. Jaringan mati berubah menjadi hitam.

Infeksi pada otak dapat menyebabkan kesulitan menggunakan dan memahami bahasa, kejang, kelumpuhan sebagian, dan koma.

Mukormikosis Rinoserebral
Sembunyikan Detail

Pada mukormikosis rinoserebral, orang tersebut menghirup jamur tertentu, yang menginfeksi hidung, sinus, mata, dan otak. Jaringan yang terdampak akan mati. Jika mata terinfeksi, nanah dapat mengalir dari mata.

Gambar milik Dr. Thomas F. Sellers, Universitas Emory, melalui Pustaka Gambar Kesehatan Masyarakat dari Centers for Disease Control and Prevention.

Mukormikosis pulmoner menyebabkan gejala berat, termasuk demam tinggi, batuk, dan kesulitan bernapas.

Pada mukormikosis kutan, area di sekitar kulit yang rusak dapat terasa hangat, memerah, membengkak, dan nyeri. Seseorang mungkin mengalami demam. Ulkus atau lepuhan dapat terbentuk, dan jaringan yang terinfeksi dapat berubah menjadi hitam.

Jamur cenderung menyerang arteri. Akibatnya, pembekuan darah terbentuk di arteri, aliran darah ke jaringan terhalang, dan jaringan mati. Jamur tumbuh tak terkendali pada jaringan mati sehingga berubah menjadi hitam. Area di sekitarnya dapat berdarah.

Diagnosis Mukormikosis

  • Kultur dan pemeriksaan sampel jaringan yang terinfeksi

Karena gejala mukormikosis dapat menyerupai gejala infeksi lain, dokter mungkin tidak dapat segera mendiagnosisnya.

Untuk mendiagnosis mukormikosis, dokter mengambil sampel jaringan yang terinfeksi dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dibiakkan (dikultur) dan diperiksa di bawah mikroskop. Diagnosis dibuat saat jamur di dalam sampel berhasil teridentifikasi. Namun, terkadang tes ini tidak mendeteksi jamur.

Dokter dapat melakukan tomografi terkomputasi (CT) atau melakukan pemeriksaan sinar-x untuk memeriksa kerusakan pada struktur wajah.

Tes darah dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang DNA jamur, sehingga membantu dokter mengidentifikasinya.

Tahukah Anda...

  • Tanpa diagnosis dan pengobatan dini, mukormikosis dapat merusak wajah secara parah, dan orang dapat mengalami perburukan tampilan akibat pembedahan yang diperlukan untuk mengobatinya.

Pengobatan Mukormikosis

  • Obat-obatan antijamur

  • Pengobatan kondisi yang mendasarinya

  • Pembedahan untuk menghilangkan jaringan yang terinfeksi dan mati

Diagnosis dini dan pengobatan mukormikosis penting untuk mencegah kematian atau untuk menghindari pembedahan ekstensif, yang sering menyebabkan perburukan tampilan. Dengan demikian, pengobatan dimulai segera setelah infeksi ini didiagnosis atau dicurigai.

Sebagian besar orang dengan mukormikosis atau dugaan mukormikosis diobati dengan dosis tinggi obat antijamur amfoterisin B yang diberikan secara intravena. Isavukonazonium, yang diminum atau diberikan secara intravena, merupakan alternatifnya.

Mengendalikan kondisi yang mendasarinya sangatlah penting. Misalnya, orang dengan jumlah sel darah putih rendah diberi injeksi untuk meningkatkan jumlah sel darah putih mereka. Orang dengan diabetes yang tidak terkontrol diberi insulin untuk menurunkan kadar gula darah mereka.

Jaringan yang terinfeksi dan terutama jaringan mati harus diangkat melalui pembedahan.

Prognosis untuk Mukormikosis

Mukormikosis adalah kondisi yang sangat serius. Meskipun sebanyak mungkin jaringan yang terinfeksi dan mati telah dihilangkan dan obat-obatan antijamur digunakan dengan tepat, banyak orang yang mengalami infeksi ini akhirnya meninggal dunia.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!