Byssinosis adalah penyempitan saluran napas (sindrom seperti asma) yang disebabkan oleh menghirup partikel kapas, lenan, atau rami.
Byssinosis dapat menyebabkan sesak napas, mengi, dan sesak di dada, biasanya pada hari pertama bekerja setelah istirahat.
Diagnosis dibuat dengan menggunakan uji yang menunjukkan penurunan fungsi paru selama hari kerja.
Paparan harus dihentikan, kemudian mengi dan dada terasa tertekan dapat diobati dengan obat-obatan yang digunakan untuk asma.
(Lihat juga Gambaran Umum tentang Penyakit Paru-Paru Lingkungan dan Okupasional.)
Penyebab Byssinosis
Byssinosis adalah sindrom seperti asma yang terjadi pada pekerja tekstil yang bersentuhan dengan kapas mentah, lenan, atau rami yang tidak diproses. Pekerjaan pabrik tekstil tertentu dikaitkan dengan risiko byssinosis yang lebih tinggi.
Bukti menunjukkan bahwa menghirup zat dalam debu kapas menyebabkan penyempitan saluran napas, bronkitis kronis, dan penurunan fungsi paru-paru secara bertahap. Para ahli meyakini bahwa toksin yang dihasilkan oleh bakteri pada kapas mentah tercampur dengan debu kapas dan menyebabkan saluran napas manusia yang rentan menyempit.
Gejala Byssinosis
Gejalanya meliputi dada terasa sesak dan sesak napas yang berkurang dengan paparan berulang. Gejala-gejalanya terjadi pada hari pertama kerja setelah akhir pekan atau liburan dan berkurang atau menghilang seiring dengan datangnya hari kerja terus menerus berikutnya. Pola waktu yang umum ini membedakan antara byssinosis dan asma.
Pekerja tekstil dengan paparan kronis (5 hingga 10 tahun atau lebih) terhadap kapas atau debu lainnya dapat mengalami penyakit paru obstruktif yang memiliki fitur asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Diagnosis Byssinosis
Riwayat paparan dan hasil tes fungsi paru
Dokter mendasarkan diagnosis byssinosis pada riwayat paparan seseorang terhadap debu kapas, lenan, atau rami dan pada pengujian fungsi paru yang menunjukkan sumbatan aliran udara.
Dokter merekomendasikan agar orang-orang yang bekerja di industri tekstil menjalani pengujian fungsi paru secara teratur untuk mendeteksi byssinosis dini.
Pengobatan untuk Byssinosis
Obat-obatan untuk membuka saluran napas
Pengobatan byssinosis meliputi tindakan untuk menghindari atau mengurangi paparan dan ditambah dengan menggunakan obat-obatan yang mengobati PPOK dan asma.
Paparan debu dapat dikurangi dengan prosedur pembasahan, peningkatan ventilasi umum, dan penggunaan tudung pembuangan asap. Untuk beberapa pekerjaan, mungkin diperlukan alat perlindungan pernapasan. Pekerja dengan gejala persisten atau yang hasil pengujian fungsi parunya menunjukkan obstruksi yang signifikan harus pindah ke area dengan paparan yang lebih rendah.
Pencegahan Byssinosis
Mengendalikan debu dan menggunakan perangkat pelindung, seperti respirator, masker debu, dan peralatan lainnya, adalah cara terbaik untuk mencegah byssinosis.
