Ependimoma

OlehKee Kiat Yeo, MD, Harvard Medical School
Ditinjau OlehMichael SD Agus, MD, Harvard Medical School
Ditinjau/Direvisi Jun 2024 | Dimodifikasi Jul 2024
v26516859_id

Ependimoma adalah tumor yang tumbuh lambat yang berkembang dari sel-sel yang melapisi ruang di dalam otak (ventrikel) atau sumsum tulang belakang. Ependimoma biasanya bersifat kanker (ganas).

  • Penyebab ependimoma tidak diketahui.

  • Gejalanya bergantung pada lokasi tumor dan dapat meliputi sakit kepala, muntah, lesu, dan masalah keseimbangan.

  • Diagnosis dibuat dengan tes pencitraan dan biopsi.

  • Pengobatan meliputi operasi, kemoterapi, dan terkadang terapi radiasi

  • Prognosisnya tergantung pada usia anak dan berapa banyak kanker yang diangkat.

Ependimoma adalah tumor sistem saraf pusat yang paling umum ketiga pada anak-anak, terjadi pada 10% tumor otak pada anak-anak. (Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan tulang belakang.) Sebagian besar anak-anak yang didiagnosis dengan ependimoma berusia sekitar 6 tahun. Namun demikian, sekitar 30% kasus terjadi pada anak-anak berusia kurang dari 3 tahun.

Pada anak-anak, sebagian besar ependimoma terjadi di dalam atau di dekat area di belakang otak di bagian bawah tengkorak yang disebut fossa posterior. Area ini mengandung serebelum (yang membantu mengontrol koordinasi dan keseimbangan) dan batang otak (yang mengontrol fungsi tubuh penting seperti pernapasan).

Ependimoma juga terjadi di bagian atas otak yang disebut area supratentorial. Area ini mengandung otak besar, ruang berisi cairan (ventrikel), pleksus koroid, hipotalamus, kelenjar pineal, kelenjar pituitari, dan saraf optik.

Kadang-kadang ependimoma terjadi pada sumsum tulang belakang.

Gejala Ependimoma

Gejala-gejala ependimoma bergantung pada lokasi tumor.

Untuk ependimoma di area supratentorial, gejalanya dapat meliputi perubahan suasana hati atau kepribadian, kesulitan berkonsentrasi, sakit kepala, kejang, dan fungsi abnormal pada area tubuh tertentu.

Untuk ependimoma pada fossa posterior, gejala-gejala biasanya terkait dengan peningkatan tekanan di dalam tengkorak (tekanan intrakranial). Bayi mungkin tidak memenuhi tahapan pencapaian perkembangan. Mereka mungkin mudah marah, memiliki lingkar kepala yang meningkat, dan tidak memiliki nafsu makan. Anak-anak yang lebih tua mengalami mual, muntah, sakit kepala, kelelahan, dan masalah dengan keseimbangan, koordinasi, dan berjalan.

Untuk ependimoma pada sumsum tulang belakang, gejalanya dapat meliputi nyeri punggung, lemah, mati rasa/kesemutan, dan kesulitan mengendalikan buang air kecil dan buang air besar.

Diagnosis Ependimoma

  • Pencitraan resonansi magnetik (MRI) dan biopsi

Diagnosis ependimoma didasarkan pada hasil MRI.

Jika tumor ditemukan, sampel diambil dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa (biopsi).

Pengobatan Ependimoma

  • Bedah, terapi radiasi, dan terkadang kemoterapi

(Lihat juga Prinsip-Prinsip Pengobatan Kanker.)

Dokter terlebih dahulu akan mengangkat tumor sebanyak mungkin secara aman.

Terapi radiasi meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dan biasanya dilakukan setelah pembedahan.

Kemoterapi tampaknya tidak meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, tetapi, pada beberapa anak, dapat membantu mengecilkan tumor sebelum pembedahan atau terapi radiasi.

Prognosis Ependimoma

Seberapa jauh perbaikan anak bergantung pada usia anak, jenis ependimoma, dan seberapa banyak tumor dapat dihilangkan.

Anak-anak yang bertahan hidup berisiko mengalami gangguan pada otak, saraf tulang belakang, dan saraf karena efek samping dari pembedahan dan terapi radiasi.

Informasi Lebih Lanjut

Referensi berbahasa Inggris berikut ini mungkin akan berguna. Harap diperhatikan bahwa MANUAL ini tidak bertanggung jawab atas konten referensi ini.

  1. American Cancer Society: If Your Child Is Diagnosed With Cancer: Sumber daya bagi orang tua dan orang dekat dari anak yang menderita kanker yang menyediakan informasi tentang cara mengatasi beberapa masalah dan pertanyaan yang muncul segera setelah anak didiagnosis

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!