Ensefalopati Traumatik Kronis (ETK)

(Dementia Pugilistica)

Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Oct 2024
v42994685_id

Apa yang dimaksud dengan ensefalopati traumatik kronis (ETK)?

Ensefalopati traumatik kronis (ETK) adalah kerusakan sel otak seiring waktu. Ini disebabkan oleh cedera kepala berulang atau pancaran dari ledakan. Cedera kepala meliputi gegar otak.

  • Dokter tidak yakin mengapa sebagian orang dengan cedera kepala mengalami ETK dan sebagian lainnya tidak

  • Gejala ETK dapat meliputi depresi, agresi, kebingungan, perubahan kepribadian, dan masalah dengan bergerak cepat atau berbicara dengan jelas

  • ETK tidak bisa disembuhkan

  • Pengobatan membantu mengatasi gejala suasana hati dan menjaga orang tersebut tetap nyaman dan aman

ETK adalah sejenis demensia, yang merupakan masalah otak yang membuat sulit untuk mengingat, berpikir, dan belajar.

Apa penyebab ETK?

ETK disebabkan oleh:

  • Cedera kepala berulang, seperti bermain sepak bola, tinju, atau olahraga lainnya—setiap cedera kepala tidak harus parah untuk menyebabkan ETK

  • Cedera kepala akibat ledakan, paling sering terjadi pada tentara yang bertempur

Apa saja gejala ETK?

Gejala ETK mungkin tidak mulai muncul hingga usia tua, terkadang setelah usia 60 tahun.

Beberapa orang dengan ETK mengalami gejala ringan pada masa mudanya yang menjadi lebih parah di kemudian hari.

Gejalanya meliputi:

  • Depresi

  • Merasa kesal

  • Pikiran ingin bunuh diri

  • Bersikap agresif

  • Mudah kehilangan kesabaran

  • Demensia

  • Kesulitan merencanakan atau mengatur

  • Menjadi canggung

  • Kesulitan berbicara dengan jelas

Bagaimana dokter dapat mengetahui apakah saya memiliki ETK?

Dokter mencurigai adanya ETK pada orang yang mengalami banyak kejadian cedera kepala atau paparan ledakan keras dan memiliki gejala ETK.

Tidak ada tes untuk mengonfirmasi diagnosis ETK, tetapi dokter akan melakukan tes pencitraan otak seperti pemindaian CT (tomografi terkomputasi). Tes pencitraan membantu dokter melihat apakah orang tersebut memiliki kondisi lain dengan gejala yang sama. Satu-satunya cara dokter mengetahui dengan pasti seseorang menderita ETK adalah dengan mempelajari otaknya setelah kematian.

Bagaimana dokter mengobati ETK?

Tidak ada obat untuk ETK, tetapi hal-hal berikut dapat membantu:

  • Hidup di lingkungan yang aman dan terstruktur dengan aktivitas rutin dan teratur

  • Menjelaskan dengan baik setiap perubahan di lingkungan sekitar atau perawat

  • Konseling

  • Obat untuk membantu mengatasi gejala

Untuk membantu mengurangi risiko ETK, orang yang mengalami gegar otak harus beristirahat dan menjauh dari aktivitas atletik selama jangka waktu tertentu.

Sebelum pengambilan keputusan mereka terpengaruh, orang-orang dengan ETK harus membuat keputusan medis, keuangan, dan hukum sebanyak mungkin. Ini termasuk memilih orang yang dapat membuat keputusan medis tambahan mewakili Anda setelah Anda tidak dapat lagi melakukannya. Anda juga harus mendiskusikan dengan dokter Anda jenis perawatan apa yang Anda inginkan di akhir hidup Anda (wasiat hidup).

Saat ETK menjadi semakin parah, pengobatan cenderung difokuskan untuk membuat penderita nyaman alih-alih memperpanjang hidupnya.

Perawatan untuk pengasuh

Mengasuh orang-orang yang mengalami demensia jenis apa pun, termasuk ETK, sangat membuat stres dan menuntut. Pengasuh dapat mengalami depresi dan kelelahan, sering kali tidak menjaga kesehatan mental dan fisik mereka sendiri. Penting bagi pengasuh untuk:

  • Mempelajari cara memenuhi kebutuhan penderita demensia dan apa yang diharapkan dari mereka

  • Mencari bantuan saat diperlukan, seperti dari program penitipan, kunjungan perawat di rumah, bantuan rumah tangga, bantuan tinggal di rumah, konseling, dan kelompok pendukung

  • Meluangkan waktu untuk merawat diri sendiri, termasuk menghabiskan waktu dengan teman-teman dan hobi serta aktivitas

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!