Kranberi adalah buah yang dapat dikonsumsi secara utuh atau dibuat menjadi produk makanan, seperti jeli dan jus. Suplemen kranberi tersedia sebagai pil.
Klaim untuk Kranberi
Orang paling sering meminum kranberi untuk membantu mencegah dan meredakan gejala infeksi saluran kemih (ISK).
Sebagian orang meminum jus kranberi untuk mengurangi demam dan mengobati kanker tertentu, khususnya kanker perut yang disebabkan oleh bakteriHelicobacter pylori. Para pendukung mengklaim bahwa kranberi memiliki efek antioksidan. Antioksidan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, yang merupakan produk sampingan yang sangat aktif secara kimia dari aktivitas sel normal.
Bukti untuk Kranberi
Pada tahun 2020, U.S. Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan A.S. mengizinkan produsen suplemen kranberi untuk mengeluarkan klaim kesehatan tentang kemampuannya untuk mengurangi risiko ISK berulang pada wanita sehat. Meskipun demikian, FDA mengakui bahwa ketersediaan bukti ilmiahnya masih terbatas dan tidak konsisten untuk mendukung klaim ini.
Bukti menunjukkan bahwa jus atau ekstrak kranberi dapat membantu mencegah ISK berulang selama 12 bulan berikutnya, tetapi efeknya kecil. Kranberi tidak dapat mengobati ISK aktif. Namun, buktinya agak tidak konsisten. Jus kranberi alami yang tidak diproses mengandung antosianidin, yang mencegah Escherichia coli (bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi saluran kemih) menempel ke dinding saluran kemih.
Tidak ada bukti bahwa kranberi efektif untuk mengurangi demam atau mengobati kanker tertentu.
Efek Samping Kranberi
Tidak ada efek samping yang diketahui. Namun demikian, karena sebagian besar jus kranberi diberi banyak pemanis untuk mengimbangi rasa asamnya, pengidap diabetes tidak boleh mengonsumsi jus kranberi kecuali jika secara pemanisnya artifisial manis atau tidak diberi pemanis. Orang juga dapat menghindari gula ekstra dengan menggunakan pil kranberi dan bukan produk makanan.
Orang yang memiliki batu ginjal harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengonsumsi produk kranberi.
Interaksi Obat dengan Kranberi
Produk kranberi yang diminum bersama warfarin, antikoagulan, dapat meningkatkan risiko perdarahan; oleh karena itu, orang yang meminum warfarin harus menghindari produk kranberi. Kranberi dapat meningkatkan efek atorvastatin, yang digunakan untuk menurunkan kolesterol, serta nifedipin, suatu antihipertensi (obat penurun tekanan darah).
Rekomendasi untuk Penggunaan Kranberi
Orang yang mengalami ISK berulang dapat mempertimbangkan untuk menggunakan kranberi untuk mengurangi risiko. Namun demikian, mereka harus berkonsultasi dengan dokter mereka mengenai kemungkinan interaksi obat sebelum mengonsumsi produk kranberi.
Informasi Lebih Lanjut
Referensi berbahasa Inggris berikut ini mungkin akan berguna. Harap diperhatikan bahwa Manual ini tidak bertanggung jawab atas konten sumber daya ini.
National Institutes of Health's National Center for Complementary and Integrative Health: Kranberi
