Pelonggaran Prostesis

OlehJan J. Stokosa, CP, American Prosthetics Institute, Ltd
Ditinjau OlehBrian F. Mandell, MD, PhD, Cleveland Clinic Lerner College of Medicine at Case Western Reserve University
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Mar 2024
v832597_id

Terkadang prostesis menjadi longgar saat sedang dipakai. Prostesis yang longgar dapat menyebabkan cedera pada kulit dan kehilangan stabilitas, sehingga dapat menyebabkan jatuh. Soket prostesis dapat menjadi longgar karena

  • Perubahan pada anggota gerak residual (misalnya perubahan atrofi otot atau volume cairan)

  • Kompresi atau penipisan antarmuka gel

Pengisapan juga dapat hilang, karena penyusutan anggota gerak residual, penurunan berat badan orang tersebut, atau antarmuka yang dipakai di antara anggota gerak residual dan soket tersebut menipis atau melar.

Masalah mekanis mungkin disebabkan oleh hilangnya suspensi atau sambungan ke anggota gerak residual atau tubuh. Katup pengisap atau pompa vakum (digunakan untuk membentuk penyegelan yang ketat) mungkin tidak berfungsi dengan baik. Selongsong penyekat pengisap atau vakum mungkin telah menghasilkan lubang yang memungkinkan udara masuk dan prostesis sedikit terlepas. Pada kasus anggota gerak bagian atas, harnes atau tali mungkin telah meregang atau sobek.

Orang tersebut biasanya mendapatkan instruksi dari ahli prostetik mereka (ahli yang merancang, memasang, membangun, dan menyesuaikan prostesis) tentang cara memecahkan masalah dengan prostesis spesifik mereka. Jika langkah-langkah ini tidak mengatasi masalah, mereka harus menemui ahli prostetik mereka untuk menilai dan memperbaiki masalah.

(Lihat juga Gambaran Umum Prostetik Anggota Gerak.)

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!