Tanda Lahir Umum dan Tanda Kulit Kecil pada Bayi Baru Lahir

OlehArcangela Lattari Balest, MD, University of Pittsburgh, School of Medicine
Ditinjau OlehAlicia R. Pekarsky, MD, State University of New York Upstate Medical University, Upstate Golisano Children's Hospital
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Feb 2025
v36970185_id

Ada beberapa tanda kulit yang dianggap normal pada bayi baru lahir.

Memar atau tanda dapat terjadi pada wajah dan kulit kepala bayi baru lahir dan dapat disebabkan oleh tekanan melewati jalan lahir dan/atau penggunaan pinset atau perangkat ekstraktor vakum. Memarnya tungkai dan kaki dapat terjadi setelah kelahiran sungsang. Memar biasanya sembuh dalam beberapa hari.

Nevus simpleks adalah bercak merah muda yang disebabkan oleh dilatasi kapiler di bawah kulit. Kondisi ini dapat terjadi di dahi tepat di atas hidung, di kelopak mata atas, atau di belakang leher (ini disebut stork bites atau gigitan bangau). Jenis tanda lahir ini memudar seiring pertumbuhan bayi, tetapi terkadang tetap menjadi tanda samar yang menjadi lebih cerah saat bayi menjadi hangat, merasa gembira, atau kesal. Tanda lahir ini mungkin lebih sulit teramati pada bayi yang memiliki kulit gelap.

Milia adalah kista putih mutiara kecil yang umum dijumpai dan biasanya ditemukan di atas hidung dan pipi. Hal ini disebabkan oleh saluran kelenjar keringat yang tersumbat. Milia menjadi lebih kecil atau menghilang selama beberapa minggu.

Milia
Sembunyikan Detail

Foto ini menunjukkan kista kecil berwarna krem yang sering terlihat pada wajah bayi baru lahir.

PERPUSTAKAAN FOTO SAINS

Kista putih atau kekuningan terkadang ditemukan pada gusi atau di tengah atap mulut (disebut mutiara Epstein). Ini tidak memerlukan pengobatan. Kista ini akan hilang dalam 1 sampai 2 minggu.

Bercak datar berwarna biru atau keabuan (melanositosis dermal bawaan) dapat terjadi di punggung bawah atau bokong. Bercak-bercak ini dapat disalahartikan sebagai memar. Ini paling sering terjadi pada bayi baru lahir yang memiliki keturunan Afrika, Mediterania, Amerika Latin, atau Asia. Mereka cenderung menjadi kurang terlihat seiring bertambahnya usia dan tidak memerlukan pengobatan.

Hemangioma infantil (juga disebut hemangioma stroberi atau kapiler) adalah tanda lahir nonkanker (jinak). Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi merah terang atau kebiruan dan dapat terjadi di mana saja pada kulit, biasanya kepala dan leher.

Hemangioma infantil muncul segera setelah lahir dan cenderung tumbuh dengan cepat selama tahun pertama kehidupan. Setelah 12 hingga 18 bulan, hemangioma menyusut dan menjadi semakin samar, sehingga saat anak mencapai usia sekolah, sebagian besar tidak lagi terlihat. Sebagian besar hemangioma tidak memerlukan pengobatan, tetapi tergantung pada ukuran dan lokasinya, kadang-kadang hemangioma diobati dengan terapi laser atau obat-obatan seperti propranolol.

Hemangioma Infantil (Kelopak Mata)
Sembunyikan Detail

Hemangioma infantil, yang bersifat nonkanker (jinak), dapat muncul di dekat mata atau kelopak mata dan dapat menyebabkan mata malas (ambliopia).

© Springer Science+Business Media

Noda port-wine (anggur port) adalah tanda lahir berwarna merah muda, merah, atau ungu. Penyakit ini disebabkan oleh pembuluh darah yang tidak terbentuk dengan baik. Noda port-wine dapat berukuran kecil atau dapat mencakup bagian tubuh yang luas. Noda port-wine itu sendiri tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat terjadi pada gangguan neurokutan serius yang disebut sindrom Sturge-Weber. Perubahan warna kulit bersifat permanen. Terapi laser dapat digunakan untuk mengobati beberapa noda port-wine.

Noda port-wine di Wajah
Sembunyikan Detail

Foto ini menunjukkan bayi dengan bercak port-wine (seperti noda anggur) di wajahnya.

© Springer Science+Business Media
Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!