Objek di dalam Hidung

OlehMarvin P. Fried, MD, Montefiore Medical Center, The University Hospital of Albert Einstein College of Medicine
Ditinjau OlehLawrence R. Lustig, MD, Columbia University Medical Center and New York Presbyterian Hospital
Ditinjau/Direvisi Jun 2025 | Dimodifikasi Jul 2025
v820856_id

Kapas, kertas, kerikil, manik-manik, biji-bijian, kacang-kacangan, serangga, baterai kancing, dan kacang-kacangan hanyalah beberapa dari sekian banyak objek yang kadang-kadang dimasukkan ke hidung oleh anak-anak, orang dengan gangguan intelektual, dan orang-orang dengan kondisi kesehatan mental. Orang juga dapat menempatkan benda asing serupa ke telinga mereka (lihat Penyumbatan Telinga).

Benda-benda yang tersangkut di hidung menjadi perhatian khusus karena dapat menyumbat saluran napas, menyebabkan infeksi, dan sulit dikeluarkan. Anak-anak sering kali takut untuk mengakui bahwa mereka memasukkan benda ke dalam hidungnya. Banyak orang tua yang menyadari masalah ini hanya ketika hidung anak berdarah terus-menerus, berair, atau mengeluarkan cairan berbau busuk atau ketika anak mengalami kesulitan bernapas hanya di satu sisi hidung.

Dokter mendasarkan diagnosisnya pada pengamatan orang lain terhadap benda yang dimasukkan ke dalam hidung atau pada pemeriksaan menggunakan alat kecil yang melebarkan lubang hidung (spekulum).

Dokter menggunakan anestesi topikal dan mencoba untuk mengeluarkan objek menggunakan spekulum dan pinset. Jika langkah-langkah ini tidak berhasil, dokter mungkin perlu menenangkan orang atau memberi mereka anestesi umum untuk melepaskan benda tersebut.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!