Penyumbatan Telinga

OlehBradley W. Kesser, MD, University of Virginia School of Medicine
Ditinjau OlehLawrence R. Lustig, MD, Columbia University Medical Center and New York Presbyterian Hospital
Ditinjau/Direvisi Feb 2024 | Dimodifikasi Jul 2024
v795483_id

Saluran telinga dapat tersumbat oleh kotoran telinga (serumen), jaringan parut, tumor, benda asing, atau serangga.

Benda asing adalah penyebab yang umum, terutama di kalangan anak-anak, yang sering menempatkan benda, terutama manik-manik, penghapus, dan kacang-kacangan, ke dalam saluran telinga.

Gejala Penyumbatan Telinga

Penyumbatan telinga dapat menyebabkan

  • Gatal

  • Nyeri

  • Rasa kepenuhan di telinga

  • Kehilangan pendengaran sementara

Gejala kotoran telinga yang berlebihan dapat berkisar dari gatal-gatal hingga perasaan kenyang di telinga hingga kehilangan pendengaran. Meskipun demikian, kotoran telinga dalam jumlah besar sekalipun sering kali tidak menimbulkan gejala.

Benda asing mungkin tetap tidak terlihat sampai menyebabkan rasa sakit, gatal, infeksi, atau keluar dari rumah yang bernanah dan berbau busuk.

Diagnosis Penyumbatan Telinga

  • Pemeriksaan dokter

Dokter biasanya dapat mengidentifikasi penyumbatan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pengobatan Untuk Penyumbatan Telinga

  • Metode untuk menghilangkan penyumbatan telinga

Dokter biasanya dapat mengidentifikasi penyumbatan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik.

Sebelum dan setelah mencoba menghilangkan kotoran telinga, benda asing, atau serangga, dokter dapat melakukan tes pendengaran, terutama jika orang tersebut juga melaporkan kehilangan pendengaran. Jika pendengaran orang tersebut tidak kembali setelah penyumbatan dihilangkan, maka sumbatan (atau upaya sebelumnya untuk menghilangkannya) mungkin telah merusak telinga tengah atau dalam. Jika pendengaran orang tersebut memburuk setelah penyumbatan dihilangkan, proses pelepasan dapat menyebabkan kerusakan. Cedera permanen pada saluran telinga atau gendang telinga, nyeri, dan kehilangan pendengaran jarang terjadi jika kotoran telinga atau benda asing dilepas dengan cara yang hati-hati dan aman dengan pencahayaan yang memadai dan instrumen yang sesuai.

Menghilangkan kotoran telinga

Untuk menghilangkan kotoran telinga, dokter dapat menggunakan

  • Kuret kotoran telinga—alat yang ujungnya berbentuk simpul

  • Perangkat pengisap

Metode ini dapat lebih cepat dan lebih aman daripada penggunaan air untuk membersihkan lilin (irigasi). Irigasi kadang-kadang dilakukan dan dapat dikombinasikan dengan bahan untuk melunakkan kotoran telinga. Irigasi sudah pasti tidak digunakan jika seseorang memiliki atau pernah memiliki gendang telinga berperforasi (lubang di gendang telinga), karena air dapat masuk ke telinga tengah (udara yang mengandung ruang di sisi lain gendang telinga) dan menyebabkan infeksi telinga tengah. Demikian pula, irigasi tidak dilakukan jika ada kotoran dari telinga karena kotoran mungkin berasal dari gendang telinga berlubang. Irigasi juga tidak digunakan pada orang yang menderita infeksi telinga, diabetes melitus, gangguan apa pun yang melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang, terapi radiasi sebelumnya ke kepala dan leher, dan abnormalitas saluran telinga tertentu dan pada orang yang mendapat obat pengencer darah. Cairan yang keluar dari telinga paling aman dikeluarkan dengan alat pengisap kecil dan penggunaan mikroskop.

Pelarut tertentu (seperti cairan docusate sodium, hidrogen peroksida, gliserin, atau minyak mineral) membantu melunakkan kotoran telinga sebelum dokter mencoba mengeluarkannya. Namun, pelarut ini tidak dapat digunakan dalam jangka panjang karena dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi pada saluran telinga. Orang tidak boleh mencoba mengeluarkan kotoran telinga di rumah dengan korek kuping kapas, bobby pin, pensil, ear candle, atau benda lainnya. Upaya tersebut biasanya hanya membuat kotoran telinga masuk lebih dalam ke saluran telinga dan dapat merusak gendang telinga. Memasukkan lilin telinga (ear candle) yang menyala ke dalam telinga tidak efektif dan tidak aman untuk mengeluarkan kotoran telinga. Praktik ini sangat tidak dianjurkan.

Ada orang yang membutuhkan pembersihan rutin oleh dokter karena saluran telinga mereka sempit, kotoran telinga mereka lengket atau tebal atau mereka memiliki kondisi kulit kronis dalam saluran telinga.

Tahukah Anda...

  • Orang tidak boleh mencoba mengeluarkan kotoran telinga di rumah dengan korek kapas, jepit bobby pin, pensil, ear candle, atau benda lainnya. Upaya tersebut biasanya hanya membuat kotoran telinga masuk lebih dalam ke saluran telinga dan dapat merusak gendang telinga.

Pengeluaran benda asing

Benda asing di saluran telinga harus dikeluarkan oleh praktisi kesehatan dan, dalam beberapa kasus, otolaringologis (dokter telinga, hidung, dan tenggorokan). Dokter dengan hati-hati mengeluarkan benda asing menggunakan mikroskop dan alat khusus. Untuk beberapa benda, dokter menggunakan pengait tumpul atau perangkat vakum kecil. Benda yang memiliki tepi (seperti kertas) dapat dikeluarkan dengan pinset kecil. Objek yang berada jauh di dalam saluran lebih sulit dikeluarkan karena gendang telinga mungkin terluka dalam prosesnya.

Bagi banyak anak, pemindahan benda asing biasanya paling aman dilakukan di ruang operasi. Di ruang operasi, anak-anak dapat dibius atau diberi anestesi untuk mengurangi rasa sakit dan membantu mereka tetap diam sehingga mencegah cedera tambahan pada telinga.

Serangga, khususnya kecoak, dapat menyumbat saluran telinga. Untuk membunuh serangga tersebut, dokter mengisi saluran telinga dengan lidokain yang kental (agen mati rasa yang memberikan pereda nyeri segera) atau alkohol (jika gendang telinga utuh). Setelah beberapa menit, serangga tersebut mati, sehingga memungkinkan dokter untuk mengeluarkannya.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!