Gigitan ular

Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Sept 2024
v26336908_id

Baik ular berbisa maupun tidak berbisa dapat menggigit orang. Ular berbisa dapat menyuntikkan bisa (racun) saat mereka menggigit. Di Amerika Serikat, jarang orang meninggal karena gigitan ular. Beberapa negara lain memiliki ular berbisa berbeda yang membunuh banyak orang.

Hanya beberapa jenis ular berbisa yang ada di Amerika Serikat:

  • Paling umum: pit viper, seperti ular derik, ular copperhead, dan ular mulut kapas

  • Jarang: ular karang

Gigitan paling beracun disebabkan oleh ular. Gigitan ular karang sangat jarang terjadi.

Apa saja gejala ular?

Ular tidak beracun menyebabkan luka tusukan kecil yang terasa sedikit sakit. Namun, jika Anda takut digigit, Anda mungkin akan bernapas dengan cepat, merasa berkeringat dan mual, dan merasakan jantung Anda berdebar. Gejala-gejala ini dapat membuat Anda berpikir bahwa Anda mengalami gigitan ular berbisa.

Gigitan ular berbisa menyebabkan gejala yang berbeda bergantung pada:

  • Jenis ular

  • Ukuran ular (ular lebih besar membawa lebih banyak bisa)

  • Jumlah bisa yang disuntikkan (ular dapat memberikan bisa dalam jumlah berbeda dalam setiap gigital)

  • Bagian tubuh yang digigit

  • Usia, ukuran, dan kesehatan Anda

Gejala-gejala gigitan ular pit viper beracun

Tidak semua gigitan pit viper menggunakan bisa. Jika gigitan tidak terasa sakit atau membengkak dalam 30 hingga 60 menit pertama, mungkin Anda tidak terkena bisa ular. Jika gigitan mengeluarkan cairan, itu bisa menjadi tanda adanya bisa.

Setelah mengalami gigitan berbisa dari ular pit viper, Anda akan:

  • Mengalami kemerahan dan pembengkakan, sekitar 30 hingga 60 menit setelah terkena gigitan

  • Memar dan rasa kencang, muncul 3 hingga 6 jam setelah gigitan

  • Lepuhan berisi darah di dekat gigitan

Anda dapat mengalami pembengkakan yang besar. Pembengkakan biasanya terus memburuk selama beberapa hari.

Jika Anda terkena banyak bisa, Anda mungkin juga mengalami:

  • Merasa lemah dan bingung

  • Mual (ingin muntah) dan muntah

  • Perdarahan gusi

  • Darah di dalam muntah, feses (tinja), atau urine Anda

  • Kesulitan bernapas, terutama jika terkena gigitan ular derik Mojave

Beberapa jam kemudian, Anda mungkin mengalami

  • Sakit Kepala

  • Penglihatan buram

  • Kelopak mata terkulai

  • Mulut kering

  • Kesemutan, mati rasa, atau rasa logam di mulut Anda, jika Anda digigit ular derik

Gejala gigitan ular karang

  • Sedikit atau tidak ada rasa sakit atau pembengkakan di sekitar gigitan

  • Setelah beberapa jam, gigitan menimbulkan rasa kesemutan

  • Kelemahan otot, yang semakin parah seiring waktu

Anda mungkin juga mengalami:

  • Penglihatan buram atau penglihatan ganda

  • Merasa lemah dan bingung

  • Kesulitan bernapas

  • Kesulitan berbicara atau menelan

Apa yang harus saya lakukan jika digigit ular?

Jika Anda digigit ular dan mengalami gejala, segera pergi ke rumah sakit. Sambil menunggu pertolongan medis:

  • Menjauh dari ular

  • Jaga agar lengan atau tungkai yang digigit berada di bawah ketinggian jantung Anda

  • Cobalah untuk tetap tenang dan diam

  • Lepaskan perhiasan dan pakaian ketat dari area gigitan

Hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan:

  • Jangan memotong gigitan terbuka atau mengisap gigitan untuk mencoba mengeluarkan bisa (tidak akan berhasil)

  • Jangan menggunakan kompres es (berbahaya)

  • Jangan memasang tali yang ketat atau torniket (membahayakan)

  • Jangan mencoba menangkap ular untuk dibawa ke dokter (jika ular mati, gambar ponsel dapat membantu)

Jika perawatan medis jauh (seperti saat Anda pergi berkemah) dan Anda tidak menunjukkan gejala apa pun, bersihkan gigitan dengan sabun dan air. Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti halnya luka dangkal lainnya.

Bagaimana dokter dapat mengetahui apakah gigitan ular tersebut berbisa?

Untuk mengetahui apakah gigitan ular berbisa, dokter akan memeriksa bekas gigitannya. Dokter akan menanyakan seperti apa bentuk ular tersebut. Dokter juga akan menanyakan gejala Anda.

Apakah Itu Ular Pit Viper?

Ular pit viper memiliki fitur tertentu yang dapat membantu membedakannya dari ular yang tidak beracun:

  • Pupil vertikal menyerupai celah

  • Lubang di antara mata dan hidung

  • Taring yang dapat ditarik

  • Barisan sisik tunggal di sisi bawah ekor

  • Kepala segitiga (seperti anak panah)

Ular yang tidak berbisa cenderung memiliki fitur berikut ini:

  • Kepala bulat

  • Pupil bulat

  • Tidak ada lubang

  • Tidak ada taring

  • Barisan sisik ganda di sisi bawah ekor

Jika seseorang melihat ular tanpa taring, mereka tidak boleh berasumsi bahwa ular itu tidak beracun karena bisa saja taringnya sedang ditarik.

Bentuk gigitan terkadang dapat membantu Anda mengetahui apakah ular tersebut beracun:

  • Ular tidak beracun biasanya meninggalkan barisan goresan kecil

  • Gigitan ular berbisa biasanya berupa satu atau dua tusukan besar (lubang)

Bagaimana cara dokter mengobati gigitan ular?

Untuk ular yang tidak berbisa, dokter akan mengobatinya dengan cara yang sama seperti mengobati luka tusukan lainnya. Mereka akan:

  • Membersihkan luka

  • Memberi Anda obat untuk menghentikan infeksi, jika diperlukan

  • Memeriksa apakah Anda pernah mendapatkan suntikan tetanus dalam 5 tahun terakhir, dan memberikan suntikan tetanus jika Anda belum pernah mendapatkannya

Untuk ular berbisa, dokter akan:

  • Biasanya memberi Anda antibisa ular (obat yang bekerja melawan racun tertentu) melalui infus (ke dalam pembuluh vena Anda)

  • Membiarkan Anda tetap berada di rumah sakit selama 6 hingga 8 jam untuk mengamati gejala Anda, dan lebih lama jika diperlukan

  • Menempatkan Anda dalam perawatan intensif di rumah sakit, jika Anda terkena bisa ular dalam jumlah besar

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!