Hernia Inguinalis pada Anak-anak

OlehJaime Belkind-Gerson, MD, MSc, University of Colorado
Ditinjau OlehAlicia R. Pekarsky, MD, State University of New York Upstate Medical University, Upstate Golisano Children's Hospital
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Jul 2025
v34536370_id

Hernia adalah tonjolan pada bagian usus melalui bukaan abnormal di dinding abdomen. Hernia inguinalis terjadi di selangkangan (area inguinal).

  • Bagian usus menonjol melalui lubang di selangkangan.

  • Biasanya, anak-anak mengalami tonjolan tanpa rasa sakit di selangkangan atau skrotum.

  • Diagnosis didasarkan pada pemeriksaan dan tes pencitraan.

  • Biasanya, hernia diperbaiki melalui pembedahan.

(Untuk orang dewasa, lihat Hernia Inguinalis.)

Hernia pada selangkangan disebut hernia inguinalis (lihat gambar ). Hernia inguinalis lebih banyak terjadi pada anak laki-laki, terutama mereka yang lahir prematur. Sisi kanan paling sering terkena, dan sekitar 10% hernia inguinalis terjadi di kedua sisi selangkangan.

Hernia inguinalis meluas ke selangkangan dan dapat meluas ke dalam skrotum. Dengan hernia inguinalis, bukaan pada dinding abdomen dapat muncul sejak lahir atau berkembang di kemudian hari.

Apa yang Dimaksud dengan Hernia Inguinalis?

Pada hernia inguinalis, lingkaran usus atau organ perut lainnya mendorong melalui lubang dinding perut ke dalam kanal inguinal. Kanal inguinal berisi korda spermatika, yang terdiri dari vas deferens, pembuluh darah, saraf, dan struktur lainnya. Sebelum lahir, testis, yang terbentuk di perut, melewati kanal inguinal saat turun ke dalam skrotum.

Gejala Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis biasanya menyebabkan tonjolan tanpa rasa nyeri pada selangkangan atau skrotum.

Komplikasi hernia inguinalis

Terkadang sebagian usus terperangkap dalam skrotum (disebut inkarserasi), dan tonjolan tersebut dapat menjadi kencang, nyeri tekan, bengkak, dan kulit dapat menjadi merah.

Jika usus terperangkap, pasokan darah ke usus dapat terhenti (disebut strangulasi). Hernia yang terjepit menyebabkan nyeri yang stabil dan meningkat secara bertahap, biasanya disertai mual dan muntah. Tonjolan tersebut terasa nyeri, dan kulitnya mungkin berwarna merah. Usus yang terjepit dapat mati (menyebabkan gangren) dalam beberapa jam, sehingga kondisi ini menjadi darurat.

Diagnosis Hernia Inguinalis

  • Pemeriksaan dokter

  • Terkadang, tes pencitraan

Dokter menetapkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan.

Kadang-kadang dokter melakukan ultrasound untuk membantu membuat diagnosis.

Pengobatan Hernia Inguinalis

  • Perbaikan melalui bedah

Jika hernia terstrangulasi atau terinkarserasi, pembedahan akan segera dilakukan.

Jika hernia tidak menyebabkan gejala, dokter biasanya menyarankan pembedahan karena hernia inguinalis dapat ditahan. Sebelum pembedahan, dokter mungkin mencoba mendorong usus kembali ke tempatnya dengan tangan (disebut reduksi manual).

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!