Pengantar Bakteremia, Sepsis, dan Syok Septik

Ditinjau/Direvisi: Mar 2026 OlehJoseph D Forrester, MD, MSc, Stanford University | Ditinjau OlehDavid A. Spain, MD, Department of Surgery, Stanford University
Last updated: Mar 2026
v784557_id

Bakteremia, sepsis, sepsis parah, dan syok septik saling terkait:

  • Bakteremia: Bakteri ada dalam aliran darah. Bakteremia dapat disebabkan oleh infeksi serius atau sesuatu yang tidak berbahaya seperti menyikat gigi terlalu kuat. Sering kali hanya terdapat sejumlah kecil bakteri, dan kemudian bakteri dihilangkan sistem imun. Dalam hal ini, sebagian besar orang tidak menunjukkan gejala apa pun. Meskipun demikian, kadang-kadang, bakteremia menyebabkan infeksi serius, sepsis, atau keduanya.

  • Sepsis: Bakteremia atau infeksi sistem organ tertentu (seperti infeksi saluran kencing atau pneumonia) memicu respons seluruh tubuh yang serius (sepsis), yang biasanya mencakup demam, kelemahan, detak jantung cepat, laju pernapasan cepat, dan peningkatan jumlah sel darah putih. Respons tersebut juga memengaruhi banyak organ dalam, seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, yang mulai mengalami kegagalan fungsi.

  • Syok Septik: Sepsis yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya (syok) disebut syok septik. Akibatnya, organ dalam biasanya menerima terlalu sedikit darah, sehingga menyebabkannya mengalami malafungsi. Syok septik mengancam jiwa.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!