Tes Terkait Asam dan Refluks

OlehJonathan Gotfried, MD, Lewis Katz School of Medicine at Temple University
Ditinjau OlehMinhhuyen Nguyen, MD, Fox Chase Cancer Center, Temple University
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Jan 2025
v11650324_id

Tes terkait asam dan refluks terutama digunakan untuk mendiagnosis refluks asam ke dalam esofagus (tabung berongga yang mengarah dari tenggorokan ke lambung).

Pengujian dapat menggunakan monitor pada slang fleksibel kecil (kateter) yang ditempatkan di esofagus atau perangkat pemantauan asam nirkabel yang ditempelkan sementara pada bagian bawah esofagus.

Orang tersebut tidak boleh makan atau minum apa pun setelah tengah malam sebelum tes dilakukan, tetapi bebas untuk pulang serta makan dan minum seperti biasa setelah perangkat pemantauan dipasang. Perangkat biasanya dibiarkan di tempatnya selama 24 jam, tetapi mungkin dibiarkan di tempatnya hingga 72 jam.

Komplikasi sangat jarang terjadi.

Pemantauan Berbasis Kateter

Dokter mengeluarkan slang plastik tipis (kateter) melalui hidung orang tersebut ke esofagus. Tabung ini tetap berada di tempatnya selama 24 jam. Tabung berisi satu atau beberapa pelacak pH (pH adalah ukuran keasaman). Probe mendeteksi asam yang keluar dari lambung (disebut refluks asam) ke dalam esofagus. Kabel dari probe mentransmisikan temuan ke perekam data yang dipakai oleh orang tersebut.

Orang tersebut mencatat gejala, makanan, dan tidur selama 24 jam. Dokter mencocokkan data probe dengan catatan gejala orang tersebut untuk melihat apakah gejala tersebut terjadi ketika asam muncul.

Beberapa kateter yang lebih baru juga berisi probe yang dapat mendeteksi cairan yang keluar dari lambung, terlepas dari keasaman (pengujian impedansi). Kateter yang lebih baru ini menggabungkan pemantauan pH dan pengujian impedansi untuk mengukur refluks asam dan non-asam ke dalam esofagus.

Pemantauan Nirkabel

Dokter juga dapat memantau asam dalam esofagus menggunakan kapsul penginderaan pH nirkabel. Dokter menggunakan slang pengamatan fleksibel (endoskop) yang melewati mulut orang tersebut untuk melekatkan kapsul ke bagian bawah esofagus.

Kapsul tersebut terus memantau paparan asam selama 48 hingga 72 jam dan mentransmisikan hasilnya secara nirkabel ke alat penerima yang dikenakan oleh orang tersebut. Jadi, tidak seperti tes berbasis kateter, orang tidak memiliki slang di hidungnya selama durasi tes.

Serupa dengan apa yang dilakukan dengan uji berbasis kateter, orang tersebut mencatat gejala, makanan, dan tidur mereka selama pengujian sehingga dokter dapat mengetahui apakah gejala terjadi ketika asam muncul.

Kapsul tidak harus diangkat. Kapsul tersebut biasanya jatuh dalam waktu seminggu dan dikeluarkan bersama feses. Kapsul tidak perlu diambil dari feses.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!