Refluks Gastroesofagus pada Anak-anak

(Penyakit Refluks Gastroesofagus [GERD])

Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Sept 2025
v41943763_id

Apa yang dimaksud dengan penyakit refluks gastroesofageal (GERD)?

GERD (refluks asam lambung) adalah penyakit yang disebabkan oleh kandungan lambung dan asam lambung yang mengalir kembali ke esofagus Anda. Esofagus Anda adalah saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan lambung Anda. GERD juga banyak terjadi pada orang dewasa.

  • Asam lambung dapat mengiritasi dan terkadang merusak esofagus

  • Terkadang asam lambung masuk ke tenggorokan anak Anda dan turun ke batang tenggorok

  • Hampir semua bayi mengalami refluks dan terkadang meludah

  • Bayi dengan GERD dapat muntah, kesulitan makan atau bernapas, atau menjadi rewel

  • Anak-anak mungkin mengalami nyeri dada atau perut, atau maag

  • Dokter mengubah pola makan anak Anda dan cara Anda memberinya makan, serta meresepkan obat pemblokir asam

  • Sebagian besar bayi mengatasi refluks sekitar 18 bulan

Apa penyebab refluks pada anak-anak?

Cincin otot menjaga ujung esofagus tetap tertutup. GERD terjadi ketika otot tersebut tidak menutup esofagus sepenuhnya dan membiarkan isi perut mengalir kembali ke esofagus.

Penyebabnya meliputi:

  • Otot lemah atau kurang berkembang di bagian bawah esofagus

  • Terlalu banyak tekanan di perut anak Anda, seperti karena makan berlebihan atau penyakit paru-paru kronis

Refluks lebih mungkin terjadi jika anak-anak:

  • Berbaring datar selama atau setelah pemberian makan

  • Memiliki alergi makanan atau susu

  • Berada di sekitar asap rokok

  • Mendapatkan kafein atau nikotin dari ASI ibu mereka

Apa saja gejala refluks pada anak-anak?

Gejala refluks biasanya terjadi sesaat setelah kelahiran dan paling parah terjadi pada usia sekitar 6 atau 7 bulan. Kemudian gejala perlahan hilang dan biasanya hilang sekitar 18 bulan.

Pada bayi, gejala yang paling umum adalah:

  • Muntah

  • Banyak meludah (sendawa basah)

Jika bayi sering muntah, berat badannya mungkin tidak bertambah sebagaimana mestinya. Jika asam masuk ke tenggorokan dan batang tenggorok, bayi dapat batuk dan mengi.

Pada anak-anak, gejala yang paling umum adalah:

  • Nyeri dada

  • Sakit perut

  • Terkadang sakit maag (nyeri terbakar di dada)

Pada remaja, gejala yang paling umum adalah:

  • Nyeri ulu hati (maag)

Bagaimana dokter dapat mengetahui apakah anak saya mengalami refluks?

Dokter sering kali mendasarkan diagnosis refluks pada gejala anak Anda. Jika anak Anda mengalami gejala berat, dokter juga dapat melakukan tes seperti:

  • Penelitian barium (sinar-x yang menggunakan barium yang ditelan untuk membantu dokter melihat detail saluran pencernaan)

Bagaimana dokter mengobati GERD pada anak-anak?

Pengobatan GERD bergantung pada usia dan gejala anak Anda.

Untuk bayi, dokter mungkin akan meminta Anda:

  • Untuk bayi yang diberi ASI, terkadang pola makan ibu perlu diubah

  • Mengentalkan susu formula bayi dengan air tajin

  • Memegang bayi sedikit tegak untuk makan

  • Membuat bayi lebih sering bersendawa

  • Menggunakan susu formula khusus bayi yang tidak menyebabkan alergi (formula hipoalergenik)

  • Kadang-kadang bayi Anda harus meminum obat antasida yang menetralkan asam lambung atau obat penekan asam

Untuk anak yang lebih besar, dokter akan meminta anak Anda:

  • Tidak makan 2 atau 3 jam sebelum tidur

  • Tidak minum minuman bersoda (berkarbonasi) seperti minuman ringan atau minuman berkafein seperti kopi

  • Tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu

  • Tidak mengonsumsi makanan tertentu seperti cokelat atau makanan berlemak, atau makan berlebihan

Semua anak harus dijauhkan dari kafein dan asap rokok karena dapat membuat GERD menjadi lebih buruk.

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!