Apa Risiko Penularan HIV Selama Aktivitas Seksual?

Apa Risiko Penularan HIV Selama Aktivitas Seksual?

Risiko

Aktivitas

Tidak ada (kecuali ada borok)

Berciuman kering

Menggosok tubuh dan memijat

Penggunaan perangkat seksual yang disisipkan (misalnya, mainan seks) yang digunakan bergantian dengan orang lain

Stimulasi alat kelamin oleh pasangan jika tidak ada kontak dengan air mani atau cairan vagina

Berendam atau mandi bersama

Kontak dengan feses atau urine jika kulit utuh

Teoretis (risiko sangat rendah kecuali ada borok)

Berciuman basah

Seks oral yang dilakukan pada laki-laki (fellatio) jika ejakulasi tidak terjadi atau menggunakan kondom

Seks oral yang dilakukan pada perempuan (cunnilingus) jika menggunakan penghalang

Kontak oral-anal

Penetrasi vagina atau anal dengan tangan, baik menggunakan atau tidak menggunakan sarung tangan

Penggunaan perangkat/mainan seksual yang dimasukkan yang digunakan secara bergantian tetapi didisinfeksi

Rendah

Seks oral yang dilakukan terhadap laki-laki yang terinfeksi dengan atau tanpa menelan air mani jika kondom tidak digunakan atau tidak digunakan dengan benar (risiko lebih kecil jika seks oral dilakukan terhadap laki-laki yang tidak terinfeksi oleh orang yang terinfeksi)

Seks oral yang dilakukan pada perempuan jika tidak menggunakan penghalang

Hubungan seks vagina atau anal jika kondom digunakan dengan benar (misalnya, hanya menggunakan pelumas berbasis air dan tidak ada air mani yang tumpah)

Penggunaan perangkat/mainan seksual yang dimasukkan yang digunakan secara bergantian, tetapi tidak didisinfeksi

Tinggi

Hubungan vagina atau anal dengan atau tanpa ejakulasi jika kondom tidak digunakan atau tidak digunakan dengan benar