Ibu Jari Terkilir

OlehJames Y. McCue, MD, University of Washington
Ditinjau OlehDiane M. Birnbaumer, MD, David Geffen School of Medicine at UCLA
Ditinjau/Direvisi Dimodifikasi Oct 2025
v13967989_id

Ibu jari terkilir adalah robekan pada ligamen yang menghubungkan ibu jari ke tangan.

  • Jika ibu jari terkilir, orang kesulitan menggenggam benda di antara ibu jari dan jari telunjuk, serta ibu jari terasa sakit dan bengkak.

  • Dokter mendiagnosis ibu jari terkilir dengan memeriksa ibu jari, terkadang setelah memberikan anestesi kepada orang tersebut agar tidak terasa sakit saat diperiksa.

  • Sebagian besar ibu jari terkilir diimobilisasi dengan bidai spica ibu jari, tetapi terkadang perlu dilakukan pembedahan.

Sebagian besar ibu jari terkilir melibatkan ligamen utama di pangkal ibu jari di sisi dalam tangan. Ligamen ini sering kali terkilir saat orang jatuh bertumpu pada tangan mereka sambil memegang tongkat ski, itulah alasan mengapa cedera ini sering kali disebut ibu jari pemain ski (skier’s thumb). Ligamen ini juga dapat cedera akibat terjepitnya ibu jari ke belakang pada permukaan yang keras saat terjatuh atau pada bola seperti saat menangkap bola bisbol. Peregangan sendi yang berlebihan dan berulang-ulang juga dapat merobek ligamen, seperti yang dialami oleh pengawas perburuan (gamekeeper) Inggris, yang mematahkan leher kelinci dengan tangan mereka (nama lain untuk cedera ini adalah gamekeeper's thumb).

Ibu Jari Terkilir: Ibu Jari Gamekeeper

Kadang-kadang ketika ligamen robek, sepotong kecil tulang akan tertarik dari dasar tulang ibu jari (disebut fraktur avulsi).

Gejala Ibu Jari Terkilir

Jika ibu jari terkilir, orang kesulitan menggenggam benda di antara ibu jari dan jari telunjuk. Ibu jari terasa sakit, bengkak, dan terkadang memar. Ibu jari mungkin tetap lemah dan menjadi kurang stabil setelah cedera tersebut.

Diagnosis Ibu Jari Terkilir

  • Pemeriksaan fisik

  • Pemeriksaan sinar-x untuk memeriksa fraktur

Untuk menentukan adanya robekan ligamen dan, jika demikian, untuk mengetahui tingkat keparahannya, dokter meminta seseorang untuk menggerakkan ibu jari yang cedera dalam berbagai cara. Dokter kemudian menggerakkan ibu jari ke berbagai arah sambil memegang bagian tangan lainnya agar tetap diam (disebut uji stres). Jika sendi ibu jari longgar, kemungkinan memang terkilir. Kadang-kadang sebelum dokter memeriksa ibu jari, anestesi lokal disuntikkan di dekat ibu jari yang cedera agar mencegah rasa sakit saat pemeriksaan dilakukan. Dokter juga dapat memeriksa ibu jari yang tidak cedera dan membandingkannya dengan ibu jari yang cedera.

Foto sinar-x diambil dari beberapa sudut untuk memeriksa fraktur. Foto sinar-x dapat diambil saat dokter memberikan tekanan pada ibu jari yang cedera (disebut foto sinar-x stres).

Pengobatan Ibu Jari Terkilir

  • Biasanya dipasang bidai spica ibu jari

  • Latihan penguatan

  • Terkadang pembedahan

Untuk sebagian besar kasus terkilir, ibu jari diimobilisasi dengan bidai ibu jari. Bidai dikenakan selama beberapa minggu sampai ligamen membaik. Setelah beberapa minggu, orang-orang dapat melepaskan bidai untuk melakukan latihan penguatan, lalu memasang bidai kembali. Orang biasanya diizinkan untuk memulai kembali aktivitas normal setelah sekitar 12 minggu.

Bidai Spica Ibu Jari

Jika ligamen mengalami robekan berat atau jika potongan tulang yang patah perlu dikembalikan ke tempatnya, maka pembedahan perlu dilakukan. Pembedahan juga diperlukan jika ligamen tidak kunjung membaik setelah pemasangan bidai selama beberapa minggu. Setelah pembedahan, seseorang perlu memakai gips spica jempol selama 4 minggu. Gips spica jempol bersifat kaku. Seperti halnya bidai ibu jari, gips spica ibu jari menghalangi gerakan ibu jari. Bidai ini menutupi pergelangan tangan dan lengan bawah serta menjaga ibu jari tetap pada posisi netral (seperti yang ditunjukkan pada bidai spica ibu jari, di atas).

Uji Pengetahuan Anda
Uji Pengetahuan AndaTake a Quiz!